Aceh

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Obor dan Mobil Hias di Banda Aceh

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Obor dan Mobil Hias di Banda Aceh
Semarak Pawai Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) malam.tangkapan layar Waspadaaceh.com
Kecil Besar
14px

BANDA ACEH (Waspada.id): Gema takbir berkumandang memecah langit malam di Kota Banda Aceh. Ribuan masyarakat tumpah ruah ke jalanan menyaksikan Pawai Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) malam.

Pawai ini dilepas langsung oleh Sekda Aceh, M. Nasir. Titik start berada tepat di depan landmark kebanggaan masyarakat Serambi Mekkah, Masjid Raya Baiturrahman.

Turut hadir dalam pelepasan ini Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah. Jajaran Forkopimda juga tampak hadir di lokasi.

Semarak Obor dan Mobil Hias

Pantauan di lokasi seperti dilansir Waspadaaceh.com, suasana malam di Banda Aceh sungguh semarak. Gemerlap lampu warna-warni dari mobil hias menerangi jalanan. Ada yang berbentuk replika masjid hingga Al-Qur’an.

Tak hanya itu, barisan peserta pawai yang membawa obor bambu semakin menambah syahdu malam kemenangan.

Lautan manusia memadati trotoar di sepanjang rute untuk menonton langsung atraksi ini.

Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh yang juga Ketua Panitia, Marzuki, menyebut pawai kali ini diikuti oleh 15 grup. Total peserta mencapai 750 orang.

“Waktu tempuh dan rute sekitar 4 km. Start di Masjid Raya, menuju Simpang Surabaya, lalu ke Jambo Tape, dan finish kembali di Masjid Raya,” ujar Marzuki dalam laporannya.

Setiap grup yang berpartisipasi mendapat dana support Rp1 juta. Panitia juga menyiapkan total hadiah Rp33 juta untuk para pemenang.

“Penentuan juara dinilai oleh dewan hakim yang berkompeten di bidangnya. Kami juga mengapresiasi pihak keamanan yang mengatur arus lalu lintas dan pengamanan,” imbuhnya.

Momentum Aceh Bangkit

Dalam sambutannya, Sekda Aceh M. Nasir menyebut pawai takbir ini adalah bagian dari syiar Islam. Ini juga merupakan tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut hari kemenangan serta sarana memperkuat ukhuwah islamiyah.

“Mengumandangkan takbir adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur’an agar kita mengagungkan-Nya atas petunjuk yang telah diberikan,” tutur M. Nasir.

Ia juga menyinggung kondisi Aceh yang sedang dalam masa pemulihan pascabencana. Nasir berharap momen Idul Fitri ini jadi energi positif.

“Di tengah suasana suka cita ini, kita tahu bahwa Aceh baru saja dilanda bencana. Momentum Idul Fitri hendaknya jadi titik kebangkitan, memperkuat optimisme, bangkit kembali dengan doa, ikhtiar, dan kepedulian sosial. Insyaallah Aceh akan pulih,” tegasnya.

Di akhir sambutan, ia berpesan agar peserta mengikuti pawai dengan tertib.

“Kami Pemerintah Aceh mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Nasir sekaligus melepas rombongan.***

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE