Aceh

Rp4 Miliar Bantuan Bencana Presiden di Bireuen Masih Mengendap di Kas Daerah

Rp4 Miliar Bantuan Bencana Presiden di Bireuen Masih Mengendap di Kas Daerah
Gerakan Masyarakat Sipil saat pertemuan dengan Pemkab Bireuen dan Dewan di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRK Bireuen, Selasa (10/3). Waspada.id/Fauzan
Kecil Besar
14px

BIREUEN (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Bireuen belum menggunakan bantuan darurat sebesar Rp4 miliar yang dialokasikan Presiden untuk penanganan bencana bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen. Dana tersebut hingga kini masih tersimpan di rekening kas daerah.

Demikian Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bireuen, Hanafiah, saat pertemuan dengan Gerakan Masyarakat Sipil di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRK Bireuen, Selasa (10/3).

“Dana itu belum dipakai karena belum ada kebutuhan mendesak yang memerlukan penggunaan anggaran tersebut. Baru bisa digunakan jika ada kebutuhan,” kata Pj Sekda Hanafiah.

Menurutnya, bahkan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2025 sebesar Rp2 miliar juga belum habis terpakai. Dana bantuan presiden tersebut dapat digunakan kapan saja apabila ada kebutuhan yang mendesak, termasuk pada tahun anggaran berikutnya.

“Jangankan yang Rp4 miliar, yang Rp2 miliar saja belum habis. Siapa yang perlu bisa dikeluarkan. Uang itu masih utuh di rekening daerah,” jelas Hanafiah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRK Bireuen Surya Dharma juga menyampaikan berdasarkan informasi yang ia ketahui, bantuan Rp4 miliar dari pemerintah pusat memang belum digunakan oleh pemerintah daerah.

Menurut dia, dari anggaran Belanja Tidak Terduga yang dialokasikan sebesar Rp2,3 miliar dalam APBK 2025, masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp700 juta. “Ada sisa anggaran akhir tahun dari Rp2,3 miliar itu sekitar Rp700 juta,” demikian Surya Dharma.(id73)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE