Ruhul Qurani Meulaboh Diresmikan Wamenag RI

  • Bagikan
Para Pimpinan Dayah juga para Ustad dan Ustazah juga para Dewan Guru Ruhul Qur'an di Tepung Tawari atau  oleh H.Mahmuddin Usman Pimpinan Dayah Serambi Mekah. Dan Zulkifli.S.Ag, Selasa (19/9).(Waspada/Muji Burrahman)
Para Pimpinan Dayah juga para Ustad dan Ustazah juga para Dewan Guru Ruhul Qur'an di Tepung Tawari atau  oleh H.Mahmuddin Usman Pimpinan Dayah Serambi Mekah. Dan Zulkifli.S.Ag, Selasa (19/9).(Waspada/Muji Burrahman)

ACEH BARAT (Waspada): Dayah Ruhul Qurani Islamic Boarding School Meulaboh Kabupaten Aceh Barat yang dibangun oleh Haji Tito di Desa Leuhan Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat akhirnya diresmikan Wakil Menteri Agama RI.

Dayah ini dibangun Alaidinsyah alias Haji Tito ini melalui Yayasan Tibers (Tito Bersaudara) Meulaboh sebagai bentuk ikhtiar memajukan pendidikan Islam di Bumi Serambi Mekah. 

Dayah Ruhul Qurani baru seumur jagung, mulai menerima santri/santriwati pada 2023, sebagai Pendiri/Pembina Yayasan Tibers Dr (HC) H. T.Alaidinsyah dan sebagai Pimpinan Dayah Ruhul Qur’an Ustat, Kamil Syafruddin, Lc. Selain itu juga mempunyai dua Kepala Sekolah yaitu Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah

Peresmian turut dihadiri Pj. Bupati Aceh Barat Yang diwakili oleh Sekda Drs.Marhaban, Ketua DPRK, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua PN, mantan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dan SKPK Aceh Barat

Juga hadir Anggota DPR RI  H.Nazaruddin Dek Gam Wakil Ketua DPR Aceh Dr T.Raja Keumangan SH.MH. Anggota DPR Aceh Fuadri.M.SI, H.Zuriat Suparjo.SP. Mohd Alfatah, Lukman. CM, T.Nurlif, Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Anggota DPRK Aceh Barat, Kakankemenag Barat Selatan, Ormas, OKP dan wali santri.

HT Alaidinsyah yang akrab di sapa Haji Tito, pendiri dan juga pembina Tibers, Selasa (19/9), menyebutkan , Dayah Ruhul Qur’ani mulai menerima santri pada 2023 ini, namun masih banyak kekurangan, dasar membangun dayah tersebut berawal dari kegagalannya secara pribadi dalam pendidikan ilmu agama.  

“Jangan sampai kegagalan ini terjadi di anak-anak kita, mari kita hadir bersama ambil peran menyelamatkan generasi agar mendapatkan manfaat bagi generasi kita yang akan datang,” harap Pembina Yayasan Haji Tito 

Tito mengucapkan terimakasih kepada para undangan yang telah hadir di Acara Launching dan Peresmian Dayah Ruhul Qur’ani sembari menyampaikan pada tahun pertama dengan jumlah santri 288 laki-laki, 144 perempuan, terdiri dari Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. 

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia H.Saiful Rahman Dasuki, S.IP, M.SI yang diwakili oleh Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kakanwil Aceh Dr. H Muntasyir menyampaikan, patut kita berbangga dengan lahirnya Dayah Ruhul Qur’an yang cukup besar di Barat Selatan.

Pemerintah memberi perhatian besar untuk pendidikan pesantren karena sudah teruji dan sudah menampakkan hasilnya dari masa sebelum kemerdekaan RI. Sehingga Pemerintah melahirkan UU Pesantren Nomor 18 tahun 2019 yang bertujuan menjadikan pesantren sebagai lembaga yang kuat, mandiri, inovatif dan mengedepankan nilai-nilai moderasi sehingga Islam betul betul menjadi Agama yang rahmatan lil ‘alamin, ungkapnya 

Muntasyir menjelaskan, di Indonesia memang banyak pondok Pesantren tapi belum ada seperti Dayah Ruhul Qur’an yang fasilitas cukup memadai dan patut diberi apresiasi kepada pendirinya yaitu H. Tito yang telah membangun Dayah Ruhul Qur’ani. 

Ia menambahkan, pondok pesantren ada dua yaitu Pondok Pesantren Terpadu dan Pondok Pesantren Salafi. 

Kepada masyarakat Aceh Barat, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pendidikannya untuk mendukung selalu Dayah RQ ini. Karena dayah ini adalah sebuah aset Aceh Barat untuk masa depan regenerasi anak cucu, tambah Muntasyir 

Muntasyir mengajak Dayah RQ untuk memperkuat legalitasnya, seperti izin operasional Dayah/Pesantren dan juga izin MA/MTs sehingga tidak merugikan siswanya nanti. (rel)

  • Bagikan