Rumor Camat Nakal Pungli Tambahan ADD Jadi Perbincangan Hangat

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi

KUTACANE (Waspada): Rumor oknum Camat Lawe Bulan Aceh Tenggara melakukan pungli pencairan Tambahan Alokasi Dana Desa 2023, merebak dan jadi perbincangam hangat di tengah masyarakat.

Pasalnya, belum sempat pengulu kute menggunakan dana desa untuk melaksanakan rencana pembangunan yang telah ditetapkan, dana yang diharapkan masyarakat tersebut akhirnya bocor dan semakin menyusut, akibat pungli yang diduga dilakukan oknum camat.

Datuk Raja Matdewa, salah seorang aktivis anti korupsi di Aceh Tenggara mengatakan, adapun modus operandi yang dilakukan oknum camat nakal, yakni dengan mengancam pengulu kute, tidak akan menandatangani berkas pengajuan pencairan tambahan ADD, bila tak bersedia memberikan uang pelicin sebesar Rp5 juta per kute.

Di Kecamatan Lawe Bulan, untuk tahun 2023 ini ada 5 kute yang mendapat tambahan Alokasi Dana Kute (ADD) yakni, Kute Bahagia, Kute Galuh Asli, Prapat Timur, Kuta Buluh Botong dan Tenembak Juhar.

Mirisnya, ujar Datuk Raja Matdewa, tambahanan dana ADD pada 5 kute di Kecamatan Lawe Bulan diduga dipungli oknum camat dengan modus operandi melalui penandatangana berkas pengajuan.

Jika benar oknum camat melakukan pungli tambahan ADD pada 5 kute yang telah menjadi buah bibir tersebut, ini merupakan tamparan bagi Pemkab Agara, karena di tengah getolnya upaya Pj Bupati Syakir memberantas praktik pungli, malah oknum camat bermain dan mencoba meraup keuntungan, di tengah upaya antisipasi yang dilakukan pemerintah terhadap ancaman El Nino yang berdampak pada krisis air bersih, penurunan produktivitas pertanian dan ancaman wabah.

Sebab itu, Datuk Raja Matdewa mendesak Pj Bupati Syakir, harus mengambil tindakan tegas, bahkan bila perlu mencopot oknum camat nakal yang mencoba mencoreng dan mengotori niat baik Pj Bupati membersihkan Aceh Tenggara dari praktik pungli, ujarnya.

Sementara itu, Camat Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, berinisial ZA saat dikonfirmasi Waspada.id, Rabu (6/12) melalui telepon selulernya mengenai rumor pungli pencairan tambahan Alokasi Dana Desa 2023 yang merebak dan menjadi perbincangam hangat d itengah masyarakat, membantahnya. “Tidak benar rumor pungli (pungli pencairan Tambahan Alokasi Dana Desa 2023) itu,” tandasnya. (cseh-b16)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *