SUBULUSSALAM (Waspada): Ustadz Rustandi Kamaruddin, S.Pd, alumnus perdana Santri Program Progresif Dua Tahun Pesantren Dayah Modern Terpadu (DMT) Subulussalam, Kampong Jontor, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam ceramah Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di Masjid An-Nida’, di komplek DMT itu, Minggu (1/10) malam.
Kisahkan dirinya semasa mengikuti pendidikan sebagai santri progresif di DMT yang didirikan alm. Muhammad Din Ilyas, kini diamanahkan kepemimpinan itu kepada Drs. Bambang Chairuddin, M.Pd, Rustandi mengajak semua santri dan jajaran Keluarga Besar DMT mengirimkan Alfatihah kepada alm. Muhammad Din Ilyas dan almarhumah, istri alm.
“Dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia, yaitu sehat dan kesempatan,” jelasnya memastikan penyesalan menimpa orang-orang yang melupakan dua nikmat itu saat kesehatan berkurang, kesempatan memperbaiki diri, ibadah atau pengabdian sebagai hamba Allah Swt tidak lagi bisa maksimal dilakukan.
Selama 31 tahun meninggalkan DMT Jontor, kini PNS di Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, dia mengajak para santri untuk terus belajar, membaca dan memperdalam Alquran secara rutin.
Dikatakan, ketika seorang Ustadz atau Ustadzah marah bahkan membentak santri, sesungguhnyan bukan bentuk kebencian, tetapi lebih kepada bentuk kecintaan, berharap ilmu yang disampaikan maksimal diterima santri.
“Orang tua mengantarkan anaknya ke pesantren berharap agar saat pulang ke rumah atau selesai pendidikan menjadi orang yang baik, taat kepada Allah dan Rasul-Nya, tegas Rustandi mengingatkan santri jangan pernah patah semangat menuntut ilmu meski jauh dari orang tua.
Menyetir tema maulid ‘generasi rabbani’, dimaknai sebagai generasi yang pantang menyerah, penuh semangat, menundukkan diri hanya kepada Allah, mentaati semua pesan guru sehingga kelak menjadi orang-orang yang bermanfaat untuk orang lain.
Rustandi juga menguraikan syarat mendapat ilmu berkah, antara lain cinta dan senang kepada guru, mudah belajar dan pengorbanan. “Doakan pada setiap selesai shalat, agar orang tua maupun guru-guru kita senantiasa dalam lindungan Allah,” pesan Rustandi.
Pimpinan DMT Jontor diwakili Chaerul Anwar, S.Ag (keluarga besar DMT) mengapresiasi kesediaan Ustaz Rustandi dan sejumlah undangan yang hadir, termasuk Budi Setiawan, S.Pd, alumnus Perdama MA DMT Jontor yang saat ini PNS Kepala MAN 1 Subulussalam.
“Kalau Ustadz Rustandi alumnus I Siswa Progresif, Ustaz Budi Setiawan yang kini Kepala MAN 1 Subulussalam alumnus I MA DMT Jontor,” jelas Chaerul mewakili Drs. Bambang, karena saat bersamaan sedang berada di Banda Aceh.
Sebelum berakhir dan pemberian cenderamata kepada Ustadz Rustandi digelar foto bersama para santri dan segenap keluarga besar DMT Jontor. (b17)











