BLANGPIDIE (Waspada.id): Di tengah suasana khusyuk Ramadan 1447 Hijriyah, Bupati Safaruddin kembali melanjutkan kegiatan sahur bersama masyarakat kurang mampu, di wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tangan-Tangan, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah, untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus melihat secara langsung kondisi kehidupan warga yang membutuhkan perhatian.
Pada kesempatan itu, Safaruddin menyambangi rumah seorang janda miskin, Yuslina Wati, 49, yang tinggal bersama anak semata wayangnya Naziatul Usma, di Desa Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan.
Kedatangan orang nomor satu di Abdya tersebut, berlangsung sederhana namun sarat makna. Di rumah yang berdinding papan dan berlantai kayu itu, Safaruddin duduk bersila bersama tuan rumah, menikmati hidangan sahur seadanya, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Kegiatan ini melanjutkan agenda serupa yang sebelumnya dilakukan Safaruddin beberapa hari lalu di rumah Amran, 40, di Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, yang kondisinya memprihatinkan karena rumah tersebut hanya berdinding pelepah rumbia dan berlantai tanah.
Safaruddin menegaskan bahwa kegiatan sahur bersama warga miskin, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar untuk mendengar secara langsung keluhan serta kebutuhan masyarakat dari dekat. “Melalui kegiatan seperti ini kita bisa melihat secara langsung kondisi warga. Pemerintah harus hadir dan memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapat perhatian, termasuk terkait tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Menurut Safaruddin, Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam perspektif kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat kecil, dinilai penting untuk memastikan kebijakan pemerintah, benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Selain sahur bersama, Safaruddin juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada keluarga yang dikunjungi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan.

Bahkan, Safaruddin menyatakan komitmennya untuk membantu memperbaiki kondisi rumah Yuslina Wati, agar lebih layak ditempati.
“Insya Allah rumah ini akan kita bedah agar menjadi tempat tinggal yang layak,” ujarnya singkat.
Sementara itu, keluarga yang dikunjungi mengaku terharu atas kedatangan bupati. Mereka tidak menyangka rumah sederhana mereka menjadi tempat sahur bersama kepala daerah.
Kegiatan sahur bersama warga kurang mampu ini direncanakan akan terus dilakukan oleh Safaruddin di berbagai desa di Kabupaten Aceh Barat Daya sepanjang bulan Ramadan, sebagai bagian dari upaya membangun empati sosial sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan oleh masyarakat kecil hingga ke pelosok desa.(id82)











