Sekda Aceh Besar Ajak Masyarakat Mantapkan Shalat Lima Waktu

Hadiri Peringatan Isra Miraj

- Aceh
  • Bagikan
Sekda Aceh Besar Sulaimi menghadiri Peringatan Isra Miraj 1445 H Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Munawwarah, Kota Jantho, Rabu (7/2) malam. (Waspada/Ist)
Sekda Aceh Besar Sulaimi menghadiri Peringatan Isra Miraj 1445 H Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Munawwarah, Kota Jantho, Rabu (7/2) malam. (Waspada/Ist)

KOTA JANTHO (Waspada): Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, Sulaimi, mengajak meningkatkan kualitas shalat, sehingga setiap Muslim merasakan shalat itu sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan hanya sebatas kewajiban yang harus ditunaikan.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, kami mengajak kaum Muslimin dan Muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan shalat lima waktu,’’ ujar Sulaimi pada peringatan Isra Miraj 1445 H Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Munawwarah, Kota Jantho, Rabu (7/2) malam.

Sekdakab Aceh Besar ini menjelaskan dari peristiwa Isra Miraj itu, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu yang mengandung perintah shalat lima waktu dalam sehari semalam. Namun terkadang masih saja ada yang lalai dalam mengerjakan shalat meskipun hanya lima kali dalam sehari semalam. “Untuk itu, marilah luangkan waktu kita untuk shalat, tingkatkan shalat setiap hari yang harus wajib kita tunaikan. Kalau bisa, shalatlah secara berjamaah,” pintanya.

Sekda Aceh Besar Ajak Masyarakat Mantapkan Shalat Lima Waktu
Ketua MPU Aceh Besar Tgk H Nasruddin M mengisi ceramah Isra Miraj 1445 H Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Munawwarah, Kota Jantho, Rabu (7/2) malam. (Waspada/Ist)

Pada peringatan Isra Mi’raj yang menghadirkan penceramah Tgk H Nasruddin M (Ketua MPU Aceh Besar), Sulaimi juga mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama ‘merajut benang yang kusut’ terutama dalam peningkatan ukhuwah suiaturtahmi. “Mari tingkatkan ukhuwah rasa persaudaraan diantara kita demi menatap masa depan yang lebih cerdas, menuju visi Kabupaten Aceh Besar yang beriman, cerdas, sehat, sejahtera dan berbudaya,’’ ajak Sekda.

Isra Mi’raj, jelas Sulaimi, merupakan peristiwa luar biasa sehingga merupakan mikjizat yang begitu besar bagi Kerasulan Nabi Muhammad SAW, Isra dan Mi’raj yang terjadi pada diri beliau dilakukan dengan ruh dan jasad dalam waktu kurang dari satu malam.

‘’Hal ini kalau hanya dilihat dari pendekatan akal pikiran dan nalar manusia yang sangat berbatas, peristiwa itu sangatlah ir-rasional. Sebagai umat Islam, sewajarnya kita mengenal lebih dekat junjungan Nabi Besar Muhammad SAW,’’ terangnya.

Perjalanan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW tersebut, semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa umatnya kepada Allah SWT. Dengan demikian dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.

Sulaimi mengatakan, pesta demokrasi tidak lama lagi akan dilaksanakan, ia mengajak masyarakat Aceh Besar untuk selalu menjaga kamtibmas dan kondusifitas di gampong.

“Kita boleh beda pilihan, namun jangan sampai menimbulkan terjadinya perpecahan, semoga melalui momentum Isra Miraj ini dapat mempererat rasa kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi kita semua, untuk itu mari bersama-sama bersinergi, berkolaborasi dan terus menjaga kekompakan walaupun pilihan kita berbeda-beda,” pungkas Sulaimi. (b05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *