Selama Mukhayyam Al Quran, Enam Santri Dayah DQA Selesaikan Hafalan 30 Juz

- Aceh
  • Bagikan
Direktur Dayah DQA, Ustazd Hajarul Akbar, MA bersama para santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz, ziyadah hafalan Al Quran dan khatam tilawah Al Quran di Dayah DQA, setempat, Senin (01/04/24)(Waspada/T.Mansursyah)
Direktur Dayah DQA, Ustazd Hajarul Akbar, MA bersama para santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz, ziyadah hafalan Al Quran dan khatam tilawah Al Quran di Dayah DQA, setempat, Senin (01/04/24)(Waspada/T.Mansursyah)

BANDA ACEH (Waspada): Program Mukhayyam Al Quran Ramadan 1445 H berlangsung selama dua pekan, yang di gelar oleh Dayah Darul Quran Aceh (DQA) resmi ditutup, Senin (01/04/24).

Kegiatan yang diikuti oleh 260 santri Dayah Darul Quran Aceh (DQA), itu berlangsung di komplek dayah tersebut jalan Banda Aceh-Medan, KM 19,5 Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

Direktur Dayah DQA, Ustazd Hajarul Akbar, MA, mengatakan dalam Mukhayyam Al Quran tersebut para santri mengikuti sejumlah kegiatan, diantaranya yang paling utama adalah halaqah tahfiz Al Quran, shalat taraweh, sahur bersama, tahajud berjamaah, memperbanyak shalat sunnat, ngabuburit dan juga buka puasa bersama.

“Dan alhamdulillah, selama Mukhayyam Al Quran tersebut sebanyak lima santri dan satu santriwati Dayah DQA telah mampu menyelesaikan hafalan 30 juz. Dan ini merupakan suatu prestasi yang sangat membanggakan,” kata Ustazd Hajarul Akbar.

Ustazd Hajarul Akbar menjelaskan, mareka yang telah mampu menyelesaikan hafalan 30 juz diantara Nugraha Adi luhur, Najib Haidar Al Ghifari, Saidussyuhur, Muhammad Dhiya Al Faiz, M. Aqhiel zanky Islami. Mereka semua merupakan santri akhir kelas 12 SMA Darul Qur’an Aceh.

Sedangkan satu lagi atas nama Haura Tazkiya merupakan santriawati SMA Darul Qur’an Aceh, Kelas 10 SMA Darul Qur’an Aceh.

“Secara keseluruhan juga ada peningkatan jumlah ziyadah hafalan Al Quran, yang rata-rata mencapai satu juz. Sedangkan pada program khatam tilawah Al Quran para santri dan santriwati mampu menyelesaikan minimal satu hingga empat kali khatam,” ungkap Ustazd Hajarul Akbar.

Ustazd Hajarul Akbar sangat mengapresiasi atas capaian dan keberhasilan santri santriawati binaannya itu dalam menyelesaikan setoran hafalannya. Ia berharap hafalan yang sudah di setor tersebut dapat terus dijaga, di ulang-ulang dan diamalkan isi kandungannya.

“Kebanyakan dari mereka menyelesaikan hafalan dalam waktu hampir enam tahun. Hal itu karena di Dayah DQA memiliki keunikan dalam sistem hafalan yaitu tidak megejar kuantitas tapi mengutamakan kualitas dalam menghafal. Sehingga santri dan santriawati membutuhkan banyak waktu menyelesaikan hafalannya. Semoga mareka dimudahkan dalam menghafal AlQuran,” pungkasnya.(b02)

  • Bagikan