Selama Ramadan, PDAM Tirta Agara Kurangi Biaya Pemasangan Air Bersih

- Aceh
  • Bagikan
Direktur Utama PDAM Tirta Aceh Tenggara, Edi Sabara. Waspada/Seh Muhammad Amin
Direktur Utama PDAM Tirta Aceh Tenggara, Edi Sabara. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Kabar gembira bagi masyarakat Aceh Tenggara (Agara), selama Ramadan, PDAM Tirta Agara mengurangi biaya pemasangan sambungan air bersih ke rumah.

“Biaya pemasangan sambungan air bersih selama bulan suci Ramadan Rp1.400.000 berkurang menjadi Rp1 juta, selain itu juga menggratiskan rekening air bersih khusus pelanggan masjid, kata Direktur Utama PDAM Tirta Aceh Tenggara, Edi Sabara kepada Waspada.id, Senin (11/3).

Lanjutnya, biaya penurunan pemasangan sambungan air bersih ke rumah dan digratiskan pada masjid ini atas saran Direksi dan Dewas PDAM Tirta Agara tujuannya adalah memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah pada bulan suci Ramadan ini.

“Kita tetap akan mengupayakan suplai air tidak putus saat bulan Ramadan, juga menyediakan mobil tangki yang bisa mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah ibadah yang membutuhkan, karena air hajatan hidup termasuk dalam beribadah, mudah-mudahan tidak ada rintangan saat bulan suci Ramadan,” terangnya.

Selain itu, pihak PDAM tetap akan siaga, karena cuaca tidak ada yang bisa diprediksi. “Faktor cuaca juga menjadi penentu, mudah-mudahan tidak ada kendala yang terjadi saat bulan Ramadan namun kita selalu tetap siaga,” ujarnya.

Edi Sabara, juga menambahkan dirinya telah memberikan arahan dan tugas kepada seluruh jajarannya untuk mengambil langkah-langkah konkret guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama bulan puasa. Seperti sumber air baku, unit pengolahan air, hingga jaringan perpipaan, semua sudah dicek betul-betul berfungsi dengan baik.Sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Bahkah pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan telah dilakukan sehingga dapat menjangkau seluruh pelanggan. Dengan begitu, semua warga dapat beribadah dengan khusyuk. Edi Sabara, juga mengimbau kepada masyarakat di kawasan Kab.Aceh Tenggara,agar menggunakan air sesuai kebutuhan dan kembali menutup keran air setelah dipakai,tujuan agar tidak boros.

Kemudian, masyarakat juga diminta untuk memiliki tempat penampung air, mengingatkan sumber air sudah semakin menipis, dan juga sebagai langkah antisipasi saat musim kemarau. “Dikhawatirkan tekanan air melemah karena kebutuhan di bulan Ramadan sangat banyak,” pungkasnya. (cseh)

  • Bagikan