Semangat Berbagi, PGRI Aceh Besar Kurban Lima Lembu

- Aceh
  • Bagikan
Prosesi penyembelihan qurban di PGRI Aceh Besar. (Waspada/Ist)
Prosesi penyembelihan qurban di PGRI Aceh Besar. (Waspada/Ist)

ACEH BESAR (Waspada): Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar melaksanakan ibadah kurban. Pemotongan sejumlah hewan kurban tersebut dilakukan di lingkungan Kantor PGRI Aceh Besar, di Ingin Jaya, Sabtu (1/7).

Ketua PGRI Aceh Besar, Agus Junaidi, SPd, MPd, melalui Ketua Pelaksana Kurban, Anasri, SPd, mengatakan bahwa pada tahun ini PGRI Aceh Besar berhasil menyembelih sebanyak lima ekor lembu sebagai kurban. Dengan sasaran penyaluran adalah para guru bakti yang ada di sekolah SD, SMP di lingkungan Disdikbud Aceh Besar.

Sementara sumber dana kurban yang dilaksanakan tersebut, katanya, berasal dari sumbangan para kepala sekolah SD/SMP di lingkup Aceh Besar.

“Kurban ini terlaksana berkat dari partisipasi para kepala sekolah yang ada di Aceh Besar dan sasaran penyaluran juga kepada guru bakti yang ada di berbagai sekolah,” kata Anasri.

Anasri melanjutkan bahwa semangat berkurban dari teman teman seprofesinya itu terus meningkat dari tahun ke tahun, dimana pada tahun sebelumnya PGRI Aceh Besar hanya berqurban dia ekor lembu, tapi di tahun 2023 ini mampu menyembelih lima ekor lembu.

Ia berharap semangat berqurban dapat terus meningkat di insan pahlawan tanpa jasa itu, guna dapat memberikan kegembiraan kepada banyak orang di hari yang baik seperti idul adha ini.

“Secara otomatis penerima sudah pasti meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Maka kita berharap teman teman dapat terus meningkatkan semangat berkurbannya demi meningkatnya orang yang dapat terbantu,” ujar Anasri.

Untuk teknisnya, sambung Anasri, sebelum prosesi penyembelihan lembu, para pengkurban menyerahkan terlebih dahulu hewan kurbannya secara langsung dan usai prosesi penyembelihan daging kurban dijemput oleh masing-masing kepala sekolah yang berkurban, selanjutnya disalurkan kepada sasaran yang telah ditargetkan.

“Hasil musyawarah sebagai penerima daging kurban adalah para guru dan tenaga bakti di sekolah masing-masing. Namun bila tidak ada, maka yang berkurban dapat menyalurkan kepada yang layak di lingkungannya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua PGRI sekaligus Pj Kadisdikbud Aceh Besar ini juga mengapresiasi kerja keras para panitia kurban dan kepada unsur yang terlibat diharapkan untuk terus menjaga kekompakan dan terus meningkatkan semangat berbaginya.

“Kepada semua unsur selalu menjaga ke kompak agar PGRI selalu jaya dan disukai para anggotanya,” pungkasnya. (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *