Sembako Jumat Berkah Untuk Jukir Lambaro

- Aceh
  • Bagikan
Sembako Jumat Berkah Untuk Jukir Lambaro
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto memberikan bantuan sembako berupa beras kepada juru parkir di Halaman Mall  Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (15/9). (Waspada/Zafrullah)

KOTA JANTHO (Waspada): Memanfaatkan keberkahan Hari Jumat, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto bersama Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Pembantu (Capem) Lambaro, Kunindra Hasyim, dibantu Dinas Perhubungan Aceh Besar, membagikan paket sembako kepada juru parkir (jukir) yang ada di Lambaro dan sekitarnya di Komplek Mal Pelayanan Publik (MPP), Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jum’at (15/9).

Dalam kesempatan itu Pj Bupati Aceh Besar selaku salah seorang pemegang saham Bank Aceh mengatakan, paket yang diserahkan kepada juru parkir ini merupakan bantuan dari Bank Aceh Capem Lambaro, sebagai bentuk penghargaan dan perhatian Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan juru parkir yang terdaftar pada Dinas Perhubungan Aceh Besar.

“Ini merupakan bentuk perhatian kita untuk jukir yang telah berkontribusi untuk Aceh Besar. Karena parkir ini juga dapat menjadi salah satu pendapatan Aceh Besar dan ikut menyumbang PAD untuk Aceh Besar,” ujarnya.

Iswanto berharap agar ke depan, para jukir dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengarahkan masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraannya di sembarang tempat. Karena itu memang tugas jukir dalam memberikan kenyamanan pada masyarakat.

“Jukir ini merupakan perpanjangan tangan dari Dishub khususnya dalam mengatur perparkiran roda dua dan roda empat, sudah seharusnya jukir memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Iswanto menyampaikan dirinya bersama Dishub Insya Allah akan mengupayakan atribut untuk jukir yang ada di Aceh Besar, sesuai dengan kapasitas keuangan daerah. Karena sudah seharusnya para jukir di Aceh Besar memiliki atribut, apalagi jukir yang berada di daerah macet.

“Insya Allah mengenai atribut akan kami usahakan, setidaknya peluit, topi dan rompi serta minimal sekali id card akan kami upayakan, karena dengan adanya atribut tersebut bisa memudahkan jukir dalam mengatur dan meminta uang retribusi bagi kendaraan yang ingin memarkir dan tentunya untuk meminimalisir pertiikaian di lapangan,” imbuhnya.

Iswanto juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Aceh Syariah Capem Lambaro atas terlaksananya penyerahan secara simbolis paket sembako untuk juru parkir Aceh Besar.

“Terima kasih kepada Bank Aceh yang telah memberikan perhatiannya baik kepada masyarakat maupun kepada Pemkab. Pemberian bantuan ini tentu dapat meringankan para jukir disaat harga sembako sedang melambung, Saya berharap bantuan ini bermanfaat bagi penerima, dan bisa meringankan serta membantu masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bank Aceh Syariah Capem Lambaro, Kunindra Hasyim, mengatakan, ada 50 paket sembako yang diberikan kepada 50 orang juru parkir yang ada di Lambaro dan sekitarnya, semoga ke 50 paket sembako ini bisa bermanfaat untuk mereka.

“50 paket sembako yang kita berikan ini langsung diterima oleh jukir tanpa adanya perantara, semoga dengan pemberian paket sembako ini dapat meningkatkan semangat kerja para jukir yang ada diwilayah Lambaro dan sekitarnya,” ujar Kunindra.

Disamping itu Kepala Dinas Perhubungan Aceh Besar Azhari SE menyebutkan penyerahan sembako kepada juru parkir ini memang perlu dilakukan sebagai jawaban atas aspirasi warga masyarakat terkait dengan parkir serta untuk peningkatan pelayanan sehingga warga bisa merasakan kenyamanan.

“Juru parkir ini kan membantu kita secara pendapatan dan juga dalam menjaga ketertiban. Sehingga perlu dilakukan pembinaan-pembinaan secara rutin, sebab menjaga ketertiban itu harus dilakukan,” ujarnya.

Azhari juga mengatakan penyerahan sembako ini dilakukan untuk menumbuhkan jiwa melayani para juru parkir yang ada di Aceh Besar. Dengan pelayanan dari juru parkir yang baik dan tertib, harapannya akan turut mampu meningkatkan rasa keinginan masyarakat untuk parkir secara tertib yang juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para juru parkir serta mendongkrak PAD Aceh Besar melalui retribusi parkir.

“Nanti pengendara yang parkir ini kan akan enak membayarkan tarif parkirnya, pengaruhnya nanti juga ke pemasukan mereka dan PAD dari retribusi ini,” pungkasnya. (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *