Sepanjang 2023, Jasa Raharja Langsa Bayar Santunan KLL Rp12,6 Miliar

- Aceh
  • Bagikan
Sepanjang 2023, Jasa Raharja Langsa Bayar Santunan KLL Rp12,6 Miliar
Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Langsa, Sonny Saifuzzaman Coljubi, SE

LANGSA (Waspada): Sepanjang Januari sampai 15 Desember 2023 tahun 2023 Jasa Raharja Perwakilan Langsa yang membawahi Kota Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Gayo lues dan Kutacane menyerahkan klaim santunan bagi korban Kecelakaan Lalu Lintas (KLL) senilai Rp12.666.986.924 dengan 766 kasus laka lantas.

“Jumlah laka lantas yang ditangani Polres Langsa 130 kasus, Polres Tamiang 150 kasus, Polres Aceh Timur 400 kasus, Polres Aceh Tenggara 69 kasus dan Polres Gayo Lues 17 kasus,” sebut Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Langsa, Sonny Saifuzzaman Coljubi, SE kepada wartawan, Jumat (15/12).

Menurutnya, dari jumlah laka lantas di dalam wilayah Jasa Raharja Kota Langsa tersebut dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 149 orang, dengan total santunan senilai Rp7.650.000.000, korban luka-luka sebanyak 591 orang dengan santunan senilai Rp4.996.986.924 dan santunan penguburan untuk 5 orang senilai Rp20.000.000.

Selain itu, pihak Jasa Raharja Cabang Langsa sekarang ini lebih cepat dalam pembayaran santunan bagi korban kecelakaan meninggal dunia maupun luka-luka. Hal itu, tidak terlepas dari dukungan seluruh stakehoulder, sehingga pelayanan Jasa Raharja kepada masyarakat semakin baik.

Di samping itu, pihak Jasa Raharja telah melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit yang ada di Kota Langsa, sehingga semakin memudahkan masyarakat atau korban kecelakaan lalu lintas yang di rawat mendapat santunan.

“Jadi, korban kecelakaan lalu lintas tidak perlu lagi khawatir, karena biaya di rumah sakit nantinya akan langsung ditagihkan ke Jasa Raharja,” ungkapnya.

Selain itu, Sonny Saifuzzaman Coljubi menyampaikan, kalau Jasa Raharja memiliki program pencegahan kecelakaan. Diantaranya memberikan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, memberikan sarana pencegahan kecelakaan secara masif serta memberikan himbauan keselamatan berlalu lintas spanduk himbauan, iklan layanan masyarakat dan media publikasi lainnya.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan budaya tertib berlalu lintas dan keselamatan berkendara, sehingga angka kecelakaan bisa menurun,” tukasnya

Sementara itu, syarat untuk klaim asuransi ini harus ada laporan ke pihak kepolisian, kemudian kendaraan yang mengalami kecelakaan itu juga sudah lunas pajak kendaraan bermotor.

“Jadi manfaat dari pajak kendaraan ini salah satunya untuk klaim asuransi Jasa Raharja dan banyak orang yang belum memahami ini dengan baik,” terangnya.

Sedangkan besaran manfaat santunan yang diterima berdasarkan peraturan Menteri Keuangan korban meninggal dunia menerima santunan maksimal Rp50 juta dan korban luka maksimal Rp20 juta.

“Klaim untuk pembayaran meninggal dunia sangat cepat dapat diselesaikan kurang dari 24 jam,” pungkasnya.(b13)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *