Stabilkan Pasokan, Dinas Pangan Siagakan GPM Di Pelosok Aceh Singkil

  • Bagikan
Stabilkan Pasokan, Dinas Pangan Siagakan GPM Di Pelosok Aceh Singkil
Sejak pagi hingga siang warga terus memadati Aula Kantor Kecamatan Singkohor, untuk antrean mengambil kupon GPM, Rabu (31/1). Dok Dinas Pangan

SINGKIL (Waspada): Dinas Pangan Aceh Singkil tak henti-hentinya melakukan operasi pasar di seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.

Hingga di penghujung Januari, Rabu (31/01) Dinas Pangan perdana mengunjungi Kecamatan Singkohor di awal tahun 2024, yang harus melalui lintasan berlubang dan berkubang.

Meski kondisi jalan yang rusak dan sempat terputus akibat longsor pasca banjir besar beberapa pekan lalu, namun Tim GPM tetap menerobos lintasan ekstrem, untuk mendistribusikan program gerakan pangan murah (GPM) di wilayah pelosok Aceh Singkil, yang berbatasan langsung dengan Pemko Subulussalam.

Kepala Dinas Pangan Aceh Singkil Abdul Haris SP MM, Kamis (1/2/2024) mengatakan, jadwal GPM Rabu kemarin rencana dilaksanakan di Kecamatan Danau Paris.

Namun karena kondisi cuaca bagus, sehingga Tim GPM mengambil kesempatan langsung menuju Kecamatan Singkohor, menghindari jalan licin dan ekstrem.

Stabilkan Pasokan, Dinas Pangan Siagakan GPM Di Pelosok Aceh Singkil

“Karena beberapa hari sebelumnya sempat hujan lebat, jadi khawatir jalan licin maka jadwal tujuan ke Danau Paris. Namun karena informasi lintasan bagus dan tidak hujan pada Rabu kemarin, maka Tim GPM langsung mengejar hari itu juga,” terang Haris.

Lebih lanjut kata Haris, upaya itu dilakukan agar distribusi pasokan bahan pangan ke daerah itu tidak terhenti.

“Apalagi seperti biasa menjelang Ramadhan sejumlah bahan pokok akan kembali mengalami kenaikan. Ditambah, dampak pasca banjir dan akses sempat terputus sehingga kemungkinan persediaan bahan pangan didaerah itu mulai menipis, karena jauh dari Ibukota dan pusat perdagangan,” terang Haris.

Sehingga upaya Pemerintah untuk menstabilkan harga dan pasokan bahan pangan bisa tercapai. “Termasuk upaya dalam menekan angka stunting dan pengendalian inflasi di daerah,” pungkasnya.

Ketua Tim GPM Achyaruddin ST menyebutkan, antusias warga sangat luar biasa yang ingin berbelanja bahan pangan.

Namun dampak naiknya sejumlah komoditi sayuran, warga berharap agar GPM menjelang Ramadhan bisa disediakan subsidi bahan pangan berupa cabai merah, bawang dan tomat, sebab harganya yang masih tinggi pasca tahun baru lalu, dan dikhawatirkan bakal naik lagi.

Begitupun katanya, Dinas Pangan tetap menerapkan kebijakan satu harga penjualan bahan pangan di wilayah pelosok Aceh Singkil itu. (b25)

  • Bagikan