SINGKIL (Waspada): Sejak dua pekan terakhir Kantor Cabang Bank Aceh Syariah (BAS) di Singkil, telah melayani penukaran uang pecahan baru untuk kebutuhan nasabah dan masyarakat, menyambut hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Kendati stok persediaan uang pecahan yang ada, terbatas jumlahnya. Sebelumnya pihaknya juga telah mengajukan tambahan melalui Kas Titipan (Kastip) untuk persediaan uang pecahan baru melalui Bank Indonesia (BI),” kata Kepala Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Singkil Indra Gunawan melalui ND Kasi Umum Arjuna dikonfirmasi Waspada.id, Selasa (26/4) di Kantor Bank Aceh setempat.
Begitupun uang pecahan yang tersedia hanya Rp2.000, Rp10.000, Rp20.000 dan Rp50.000 termasuk Rp100.000.
Sementara untuk uang pecahan Rp5.000 sudah kosong. “Ada tersedia tapi sudah tidak baru, dan sudah pernah beredar. Kalau ada yang mau tukar tetap kami layani,” kata Kepala Seksi Operasional M Said Ramadhan, yang dikonfirmasi terpisah.
Untuk penukaran juga jumlahnya terbatas. Untuk Rp.5 juta sampai Rp10 juta masih bisa terlayani. Kalau jumlah besar di atas itu sudah tidak bisa, khawatir tidak terbagi untuk masyarakat yang membutuhkan lainnya. “Yang banyak uang pecahan Rp2.000 dan Rp20.000,” ucapnya
Kendati sejauh ini katanya belum ada arahan untuk penambahan stok uang pecahan baru. Sebelumnya, uang pecahan yang sudah masuk ke Bank Aceh sudah mencapai Rp5 miliar. Dan sudah banyak penukaran nasabah sejak dua minggu sebelumnya.
Informasi terakhir yang diterima, sampai hari ini Kastip Subulussalam juga sudah kosong, dan belum ada masuk lagi uang pecahan baru, terang Said.
Sementara untuk jadwal pelayanan Bank Aceh, sejauh ini belum ada arahan dari kantor pusat sampai kapan Bank akan tetap aktif beroperasi. “Jika ikut pemerintah sampai tanggal 28 April, namun kami masih menunggu instruksi pimpinan,” ucap Arjuna menambahkan. (B25)












