ACEH BARAT (Waspada.id): Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) menggelar pertemuan rutin yang berlangsung di Rayon 4 tepatnya di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Minggu (1/ 2).
Kegiatan yang mengusung tema “Indahnya Kebersamaan dalam Syiar dan Syair” ini berlangsung penuh kekhidmatan dan kehangatan, komitmen PIPAS dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung tugas Pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut dibuka dengan Tarian Ranup Lampuan oleh PIPAS Lapas Blangpidie sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan tamu, sekaligus menampilkan kekayaan budaya Aceh yang selalu menjadi simbol keramahan dan nilai persaudaraan. Suasana acara semakin berwarna dengan kehadiran para anggota PIPAS dari seluruh rayon di Aceh.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pas Aceh yang juga Pembina PIPAS Daerah Aceh, Yan Rusmanto, mengatakan, pertemuan rutin ini merupakan wujud komitmen PIPAS untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat solidaritas antara anggota.
“Maka dengan ini pentingnya peran PIPAS dalam menjalin hubungan kekeluargaan, mendampingi dan memberikan dukungan moril kepada para suami yang bertugas sebagai petugas pemasyarakatan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan pemasyarakatan melalui berbagai kreativitas dan inovasi,” katanya.
Selain itu Kanwil Ditjen Pas Aceh juga menyelenggarakan rapat koordinasi bersama seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Aceh. Dalam Rapat yang dipimpin langsung Yan Rusmanto tersebut membahas evaluasi kinerja pemasyarakatan, peningkatan tata nilai organisasi, penguatan keamanan dan layanan, serta penekanan terhadap dukungan penuh terhadap program kerja Menteri ImiPas, khususnya program ketahanan pangan dan implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas sebagai pedoman pelaksanaan tugas dan pengabdian di seluruh jajaran.
Sementara, Ketua PIPAS Daerah Aceh, Ny. Anis Yan Rusmanto, menyampaikan bahwa pertemuan rutin seperti ini memiliki arti penting dalam membangun kebersamaan, memperkuat peran perempuan pemasyarakatan, dan meningkatkan kreativitas serta wawasan anggota.
Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar anggota serta meneguhkan peran PIPAS sebagai wadah pemberdayaan dan pendukung utama keluarga besar pemasyarakatan.
Ia menjelaskan, pertemuan rutin PIPAS di Rayon 4 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi, meningkatkan solidaritas, serta meneguhkan peran PIPAS sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem pemasyarakatan.
“Dengan semangat kebersamaan yang dibalut syiar dan syair, kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh kontribusi PIPAS dalam mendukung kemajuan pemasyarakatan di Aceh,” jelas Ny Yan.

Suasana haru turut mewarnai bahwa Kepala Rutan Tapaktuan, Ramli, secara resmi berpamitan karena telah memasuki masa purnabakti. Di hadapan Kepala Kanwil, jajaran pejabat, dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Aceh, Ia mengungkapkan terima kasih dan penghargaan atas kebersamaan selama bertugas.
“Momen ini menjadi refleksi penghormatan terhadap dedikasi dan pengabdian panjang seorang abdi negara dalam layanan pemasyarakatan,” ucap Ramli
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Harist Abu Naufal yang membawakan kajian mengenai peran seorang istri dalam mendukung kinerja suami serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Tausiyah ini memberikan nilai spiritual sekaligus memperkuat pemahaman tentang peran strategis keluarga dalam mendukung tugas pemasyarakatan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian, kegiatan ini juga menghadirkan stand pameran produk warga binaan, termasuk hasil ketahanan pangan serta berbagai produk kreatif yang dihasilkan di UPT Pemasyarakatan Aceh. Pameran tersebut menjadi ajang promosi sekaligus bukti keberhasilan program pembinaan yang terus dikembangkan.(Id83)












