Tak Pulang Sehari, Warga Paya Pelawi Ditemukan Terapung Di Sungai

  • Bagikan
Warga Desa Sungai Paya Pelawi, Kecamatan Berim Bayeun, Aceh Timur, Abdul Muthalib, 43 yang ditemukan terapung di sungai di gampong setempat, Sabtu (24/2) sekira pukul 16:40. Waspada/dede
Warga Desa Sungai Paya Pelawi, Kecamatan Berim Bayeun, Aceh Timur, Abdul Muthalib, 43 yang ditemukan terapung di sungai di gampong setempat, Sabtu (24/2) sekira pukul 16:40. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Tak pulang sehari, seorang warga Desa Sungai Paya Pelawi, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Abdul Muthalib, 43 ditemukan terapung di sungai di gampong setempat, Sabtu (24/2) sekira pukul 16:40.

Menurut informasi hilangnya korban sempat dilakukan upaya pencarian oleh warga. Pasalnya, korban tidak pulang-pulang ke rumah sejak kemarin (Jumat-red), sedangkan sepedamotornya ditemukan di gubuk salah satu tambak warga daerah ini.

Selanjutnya, penemuan mayat korban tenggelam atas nama Muthalib pertama kali diketahui warga setempat yang berangkat ke ladang dan menemukan mayat korban pria tengelam di pinggir sungai kampung di wilayah aliran sungai Desa Pondok Paya Pelawi, Kecamatan Birem Bayeun.

Kemudian warga memanggil geuchik dan warga kampung, beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengevakuasi mayat. Setelah dievakuasi almarhum dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulans.

Keuchik Gampong Paya Peulawi, Zulkilfi, kepada wartawan mengatakan, korban Abdul Mutalib ditemukan di alur sungai (Alue Ampon Gade) antara Gampong Paya Peulawi dan Aramyah.

Korban ditemukan dengan kondisi mengapung di sungai Alue Ampon Gade dan saat itu juga mayat korban dibawa pulang oleh warga ke rumah duka.

Riwayat korban ada mengalami penyakit ayan atau sawan, diduga saat di sungai itu sakit korban kambuh hingga ia tenggelam.

Selama ini hari-hari biasanya ia bekerja sebagai buruh bongkar muat di PT PKS Anugrah di Gampong Merbo 2.

“Kemarin mungkin libur bongkar muat sawit, makanya ia pergi ke sungai cari ikan, tapi biasanya jika ke sungai ia pulang, tidak sampai menginap, karena ia hanya memasang jang ikan,” tandas Zulkifli.(b13)

  • Bagikan