Tangani Banjir Agara, Syakir Kunjungi Empat Kementerian Dan BNPB

  • Bagikan
Pj Bupati Syakir didampingi omisi IV DPRRI HM Salim Fakhry mengunjungi empat kementerian dan BNPB Pusat. Waspada/Ist
Pj Bupati Syakir didampingi omisi IV DPRRI HM Salim Fakhry mengunjungi empat kementerian dan BNPB Pusat. Waspada/Ist

KUTACANE (Waspada): Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir, M. Si hingga Senin (27/11), melakukan
kunjungan kerja ke empat kementerian dan lembaga, Senin (27/11) hingga Selasa (28/11).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka berkoordinasi dan konsultasi dalam penanganan pasca banjir dan banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dihadiri Forum APKASI Procurement Network (APN) 2023 Expo di Balai Sidang Jakarta Convention Hall, Senayan Jakarta.

Pj. Bupati Aceh Tenggara Drs Syakir M.Si memulai kunjungannya Senin, (2711) pagi bersama Kepala Bagian Administrasi Pembangunan yang juga Plt. Kabag PBJ, Indra Gunawan. menghadiri Forum APKASI Procurement Network (APN) 2023 Expo di Balai Sidang Jakarta Convention Hall, Senayan Jakarta.

Setelahnya, Syakir bersama Anggota Komisi IV DPR RI H. M. Salim Fakhry melakukan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Sosial, dan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pada kunjungan ke Kementerian PUPR, Syakir bersama H. M. Salim Fakhry diterima oleh Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PUPR, Dr. Ir. Haeruddin C. Maddi ST, M.Si melakukan koordinasi dan konsultasi terkait normalisasi sungai dalam penanganan banjir di Kabupaten Aceh Tenggara. Pada pertemuan ini, Syakir menyampaikan usulan prioritas penanganan Sungai yang menjadi salah satu penyebab kerusakan jembatan Ketika banjir terjadi.

“Direktur Sungai dan Pantai akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengkajian teknis di lapangan, kemudian nantinya kami akan mengadakan rapat lintas sektor pada Jumat 1 Desember 2023 di Kabupaten Aceh Tenggara dan juga mengundang Ditjen SDA, “ ujar Syakir.

Selanjutnya, Pj. Bupati Agara menjelaskan bahwa sudah mengusulkan ke Kementerian PURPR terkait rehabilitasi delapan jembatan yang perlu direhab segera akibat banjir dan sudah membuat surat bernomor : 620/713/2023 perihal tambahan usulan rehabilitasi jembatan ke Kementerian PUPR RI.

Lalu pada kunjungan kedua, Syakir dan Salim Fakhry juga kunjungi Kementerian Lingkungan Hidup dan bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. R. Bambang Hendroyono membahas terkait Pengelolaan hutan TNGL dalam penanganan banjir di Kabupaten Aceh Tenggara.

“Terkait penanganan reboisasi hutan ke depan dan penegakan hukum terhadap pengelolaan hutan, perlu dilakukan investigasi ke lapangan terlebih dahulu, untuk itu Sekjen KLHK menyatakan siap mendatangkan tim dalam rapat terpadu pada hari Jum’at tanggal 1 Desember 2023 mendatang di Kabupaten Aceh Tenggara,” jelas Syakir

Kemudian kunjungan ketiga, Syakir bersama Salim Fakhry melanjutkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia dan bertemu dengan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Adrianus Ala dan juga membahas terkait bantuan penanganan pasca banjir di Kabupaten Aceh Tenggara.

“Direktur PSKBA Kementerian Sosial juga siap memberikan bantuan pasa banjir terutama tetap melanjutkan dapur umum, logistik yang dibutuhkan serta bantuan bagi yang luka-luka dan meninggal dunia, selain itu Kemensos juga siap memberikan bantuan stimulan untuk isi rumah yang rusak akibat banjir dan mereka siap hadir di Aceh Tenggara dalam memberikan dukungan dan juga hadir pada rapat 1 Desember 2023 mendatang di Kabupaten Aceh Tenggara“ terang Syakir lagi.

Di akhir kunjungan keempat Syakir bersama Salim Fahry mengunjungi Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah membahas terkait penanganan bencana banjir pasca tanggap darurat terutama bantuan stimulan untuk rumah rusak akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara.

Untuk itu, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPN, Jarwansyah mengatakan siap memfasilitasi dukungan pemberian bantuan rumah rusak baik rusak berat, sedang, ringan, di mana Pemda diminta untuk membetuk tim kajian kerusakan rumah akibat bencana dan selanjutnya diusulkan ke BNPB pada masa transisi nantinya.

“Semoga dengan kunjungan ini penanganan dan pencegahan banjir yang terjadi sejak tanggal 13 November 2023 lalu di Kabupaten Aceh Tenggara dapat terselesaikan dengan baik nantinya, dan Alhamdulillah semua kementerian yang dikunjungi serta BNPB merespon dengan baik,” terang Syakir melalui Kadis Kominfo Zul Fahmy Selasa (28/11). Pj. Bupati Agara berharap akan ada bantuan penanganan bencana yang diberikan pemerintah pusat dan provinsi Aceh terkait bencana banjir bandang dan banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara.(cseh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *