Aceh

Tanpa Bantuan, Imam Gampong Korban Banjir Bireuen Terpaksa Pindah Usai Tenda Dibongkar

Tanpa Bantuan, Imam Gampong Korban Banjir Bireuen Terpaksa Pindah Usai Tenda Dibongkar
Imam Gampong Bale Panah, Tengku Muhammad. Waspada.id/Fauzan
Kecil Besar
14px

BIREUEN (Waspada.id): Tgk Muhammad, 40, Imam Gampong Bale Panah Kecamatan Juli, sebagai korban banjir di Kabupaten Bireuen, belum menerima bantuan apapun hingga kini, padahal tenda pengungsiannya telah dibongkar. Ia kini terpaksa mengungsi di kantor TK Bale Panah.

“Di Kabupaten lain kita dengar semua itu sudah cair, kenapa di Kabupaten Bireuen belum keluar. Hanya sebagian korban banjir saja yang sudah menerima bantuan DTH. Saya ini korban, tapi belum menerima bantuan apapun hingga saat ini,” ujarnya kepada Waspada.id pada Sabtu (29/3).

Bantuan yang dimaksud meliputi Dana Tunggu Hunian (DTH), Jaminan Hidup (Jadup), serta bantuan sosial lainnya.

Sebelumnya, rumah dan lokasi tinggalnya tersapu arus akibat banjir yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 lalu. Ia kemudian tinggal di tenda pengungsian Bale Panah sebelum akhirnya tenda tersebut harus dibongkar.

“Seminggu sebelum Lebaran datang orang BNPB, disuruh bongkar semua tenda karena sebagian dari korban banjir sudah keluar dana DTH, disuruh cari rumah sewa,” jelasnya.

Empat bulan pasca banjir, di Gampong Bale Panah belum tersedia Hunian Sementara (Huntara) bagi korban. Hanya tiga rumah yang dibangun sebagai percontohan.

Tgk Muhammad berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen segera memberikan dukungan pemulihan seperti yang telah dilakukan di Kabupaten lain di Aceh yang terkena banjir.(id73)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE