KUALASIMPANG (Waspada): Kepolisian Resor Aceh Tamiang memanggil Kepala SMKN 2 Karang Baru Dan SMAN 2 Kejuruan Muda yang siswanya terlibat aksi tawuran antar pelajar di Aula Endra Dharma Laksana Mapolres Aceh Tamiang, Selasa (13/9) siang.
Informasi diperoleh Waspada dari Polres Aceh Tamiang, pemanggilan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi tawuran antar pelajar agar tidak berbuntut panjang, sehingga timbulnya Guantibmas di wilayah hukum Polres Aceh Tamiang tetap terjaga.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali, S.I.K, melalui Kabag Ops Kompol Ahmad Arief Sanjaya, SH menjelaskan, terkait tawuran antar pelajar polisi telah mengamankan 16 siswa dan diberikan arahan serta sudah di kembalikan ke orangtuanya dengan ketentuan membuat surat perjanjian/pernyataan untuk tidak melakukan tawuran kembali.
Kabag Ops menegaskan, apabila siswa yang terlibat mengulangi tawuran kembali, maka pihak sekolah sesuai dengan persetujuan Kacabdin Aceh Tamiang sepakat untuk mengeluarkan siswa tersebut dan siswa tersebut tidak akan di terima di sekolah mana pun di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Aceh Tamiang yang diwakili Kabag Ops Kompol Ahmad Arief Sanjaya, SH, Kasat Samapta AKP M. Said Sagala, SE, Kasat Binmas AKP Simson Purba, SH, Kepala Satpol PP Aceh Tamiang Oki Kurnia, S.S.Tp, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tamiang Balukia, S.Pd, Kadispora Aceh Tamiang Muslizar, S.Pd, Kepala Sekolah SMK Negri 2 Karang Baru Rajudin S.St, Kepala Sekolah SMA Negri 2 Kejuruan Muda Zuliarni, S.Pd.(b14)
Foto: Aparat Polres Aceh Tamiang saat mendatangi SMKN 2 Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa (13/9) . Waspada/Muhammad Hanafiah











