Tgk.H. Musannif: Hindari Bersedekah Karena Kepentingan

- Aceh
  • Bagikan
Tgk.H. Musannif: Hindari Bersedekah Karena Kepentingan
Tgk.H.Musannif foto bersama usai menyampaikan ceramah pada Salat Tarawih di Masjid Babul Maghfirah, Gampong Tanjung Selamat, Aceh Besar, Senin (10/04/23) malam. (Waspada/Ist)

BANDA ACEH (Waspada):Pimpinan Yayasan Darul Ihsan Tgk H. Hasan Krueng Kale, Siem, Darussalam, Aceh Besar Tgk. H. Musannif, SE menjadi penceramah Salat Tarawih di Masjid Babul Maghfirah Gampong Tanjung Selamat, Aceh Besar Senin (10/04/23) malam.

Dalam tausyiahnya Musannif mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum bulan ramadan tahun ini agar terus meningkatkan ibadah dan amal shaleh.

Karena menurutnya, betapa banyak saudara-saudara kita yang tahun lalu masih dapat berpuasa bersama-sama, namun pada ramadan kali mereka telah dipanggil oleh Allah SWT.

Sebab itu, kita yang masih diberikan kesempatan dan umur panjang hari ini, maka marilah kita semakin meningkatkan takwa kita kepada Allah SWT.

“Alhamdulillah malam ini kita masih dapat bersilaturahmi kembali di masjid yang kita cintai bersama. Mohon maaf sudah lama saya tidak bisa hadir ke sini karena kesibukan saya di tempat lain,” kata Musannif mengawali ceramahnya.

Ia juga mengatakan, pembangunan Masjid Babul Maghfirah saat ini mengalami kemajuan yang luar biasa. Apalagi sekarang sudah dilengkapi dengan pendingin AC. Semakin menambah sejuk saat kita masuk ke dalamnya.

Musannif pun kemudian mengutip sebuah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang artinya:

“Kitab (Alqur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 2-3)

Dari ayat ini kita telah dikabarkan oleh Allah SWT bahwa orang-orang yang bertakwa itu adalah mereka yang diturunkan kepada mereka Alquran.

Artinya Allah SWT menurunkan Alquran agar menjadi petunjuk dan pedoman hidup bagi orang-orang yang bertakwa. Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada yang ghaib.

“Memang berbicara tentang iman rata-rata beriman adalah tidak nampak, ghaib. Karena itulah kita diperintahkan untuk beriman kepada yang ghaib,” ungkap Musannif.

Kemudian orang yang bertakwa itu juga adalah mereka yang mendirikan shalat. Baik shalat wajib maupun shalat sunnah.

Selanjutnya, orang yang bertakwa juga mereka yang menginfakkan atau menyedekahkan sebagian dari rezeki mereka kepada Allah SWT.

Dalam hal bersedekah, lanjut Musannif, kita telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah Saw. Beliau merupakan orang yang paling banyak sedekahnya.

“Bahkan ketika memasuki bulan Ramadan, sedekah beliau semakin menjadi-jadi. Ibarat angin yang berhembus keras. Beliau adalah ahli sedekah,” ucap Ketua DPP Pemuda Islam tersebut.

Namun begitu, katanya lagi, bersedekah harus karena Lillahi Ta’ala. Tidak boleh karena kepentingan atau sebab ada kepentingan tertentu.

“Lantas bagaimana agar kita dapat bersedekah terbebas dari kepentingan tertentu?” tanya Musannif.

Lalu ia pun menjawab, yaitu dengan bersedekah secara terus-menerus hingga kita terbiasa memberikan sedekah.

Pada akhir ceramahnya, Ketua Pembina BKM Babul Maghfirah itu pun menyerahkan infaknya untuk masjid kebanggaan masyarakat Tanjung Selamat melalui pengurus BKM untuk digunakan apa saja kepentingan masjid Babul Maghfirah.

“Mohon maaf malam ini bukan saya berceramah hendak menggurui para hadirin dan guru-guru saya. Namun ini hanya sekedar sharing-sharing. Semoga sharing-sharing kita malam ini pun ada manfaatnya,” pungkasnya.(b02)

  • Bagikan