Aceh

Tidak Menunggu Apalagi Menunda, Peukan Baro Eksekusi Perintah Bupati

Tidak Menunggu Apalagi Menunda, Peukan Baro Eksekusi Perintah Bupati
Camat Peukan Baro Iswadi, S.Hi bersama Kapolsek Peukan Baro AKP Kusman, S.E memungut sampah saat Jumat Bersih di kawasan Lampoih Saka, sebagai wujud sinergi kecamatan dan Polri mendukung Gerakan ASRI. Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

Dalam birokrasi daerah, selalu ada dua wajah kepemimpinan. Yang pertama, menunggu sambil merapikan administrasi. Yang kedua, membaca arah lalu bergerak di lapangan.

Camat Peukan Baro, Iswadi, S.Hi, memilih jalan kedua.Instruksi Bupati Pidie H Sarjani Abdullah,SH,MH, melalui Surat Nomor 400.14/2026 tentang gotong royong serentak tidak dibiarkan mengendap sebagai arsip.

Di tangan Iswadi, arahan itu langsung berubah menjadi kerja konkret melalui kegiatan Jumat Bersih, Jumat (6/2/2026), dengan melibatkan Muspika, ASN, aparat kepolisian, unsur TNI, hingga masyarakat umum.

Masjid Besar Taqwa Lampoih Saka dan Pasar Lampoih Saka dijadikan titik konsentrasi. Bukan sekadar lokasi kegiatan melainkan ruang publik strategis, tempat denyut kehidupan warga berlangsung setiap hari. Di sanalah kepemimpinan kecamatan diuji.

Iswadi tidak berdiri sebagai penonton. Ia hadir. Ia menggerakkan. Ia memastikan seluruh elemen berada dalam satu irama. Polisi dan TNI berada dalam satu barisan. ASN turun tangan. Masyarakat dilibatkan. Ini bukan kerja spontan, melainkan hasil koordinasi yang rapi dan kepemimpinan yang aktif.

Langkah ini patut dicatat. Sebab tidak sedikit camat yang terjebak menjadi perpanjangan birokrasi administratif, sibuk dengan laporan, tetapi minim jejak lapangan. Peukan Baro menunjukkan arah sebaliknya. Di bawah Iswadi, kecamatan tampil sebagai mesin eksekusi kebijakan daerah.

Gerakan ASRI (Indonesia Aman, Sehat, Bersih dan Indah) bukan program ringan. Ia menuntut perubahan perilaku. Ia meminta kedisiplinan kolektif. Ia membutuhkan keteladanan aparat. Tanpa pemimpin wilayah yang mau turun langsung, gerakan semacam ini mudah menyusut menjadi rutinitas seremonial.

Iswadi memahami itu. Ia menegaskan bahwa Jumat Bersih bukan formalitas, melainkan upaya membangun budaya bersih yang berkelanjutan. Penegasan ini penting. Ia memperlihatkan bahwa tugas camat bukan sekadar menjalankan agenda mingguan, tetapi membentuk cara pandang masyarakat.

Dukungan Kapolsek Peukan Baro AKP Kusman, S.E dan Danramil 06/PB Kapten Inf A. Fitra Nugraha semakin memperkuat langkah tersebut. Sinergi lintas sektor ini menegaskan satu hal mendasar, kepemimpinan kecamatan mampu mengonsolidasikan kekuatan institusi demi kepentingan publik. Inilah wajah ideal pemerintahan tingkat bawah.

Bupati Pidie H Sarjani Abdullah telah memberi arah kebijakan. Namun tanpa camat yang sigap, instruksi mudah kehilangan daya dorong. Peukan Baro justru membuktikan bahwa kecamatan bisa menjadi ujung tombak perubahan ketika dipimpin dengan ketegasan dan kehadiran langsung.

Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 11.00 WIB itu mungkin tampak sederhana, membersihkan masjid dan pasar. Namun maknanya jauh lebih besar. Ia menunjukkan bagaimana seorang camat membaca kehendak pimpinan daerah dan menjadikannya kerja nyata bersama rakyat.

Peukan Baro hari ini memberi pelajaran penting, kepemimpinan tidak diukur dari banyaknya rapat, melainkan dari keberanian turun ke lapangan.Dalam konteks Gerakan ASRI, Camat Iswadi telah menunjukkan bahwa peran kecamatan bukan sekadar penghubung administrasi, melainkan motor penggerak perubahan sosial.

Bupati Pidie H Sarjani Abdullah telah memberi arah. Peukan Baro telah memberi contoh. Kini bola ada di tangan kecamatan lain. Publik tentu tidak menilai dari banyaknya surat edaran, melainkan dari kerja yang terlihat.

Dari aparat yang hadir. Dari pemimpin yang turun. Sebab kepemimpinan sejati bukan soal jabatan, melainkan keberanian mengeksekusi.Gerakan ASRI menunggu konsistensi. Dan konsistensi hanya lahir dari mereka yang mau bekerja, bukan sekadar berbicara.

Muhammad Riza

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE