Aceh

Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Diterkam Buaya

Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Diterkam Buaya
PENCARIAN: Tim gabungan melakukan pencarian warga yang diduga diterkam buaya di sungai DK1 Gampong Peunaron Baru, Peunaron, Aceh Timur, Kamis (8/1). Waspada.id/HM Ishak
Kecil Besar
14px

IDI (Waspada.id): Hingga hari keenam, tim gabungan terdiri dari Basarnas, Satgas BPBD Aceh Timur, TNI/Polri, aparatur desa dan masyarakat masih melakukan penyisiran dan pencarian terhadap warga yang diduga hilang setelah diterkam buaya, Sabtu (3/1) lalu.

Korban bernama Hasan, 61, wargaa Bukit Maju, Gampong Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. Anaknya yang selamat dari peristiwa itu yakni Ali, 29, dan ponakannya, Umar, warga yang sama.

“Siang dan malam tim gabungan terus melakukan pencarian hingga radius 2-3 kilometer ke arah hilir. Namun dalam dua hari terakhir debit air mulai meningkat seiring derasnya hujan,” kata Herman, Korlap Satgas BPBD Aceh Timur, kepada Waspada.id, Kamis (8/1).

Hasan diketahui menjadi korban keganasan buaya di aliran sungai DK-1 Peunaron. Sebagaimana pengakuan Ali, anak korban, saat itu dia bersama sepupunya dan ayahnya Hasan dalam perjalanan pulang dari kebun sawit menggunakan sampan dayung menyusuri aliran sungai.

“Tiba-tiba, sampan kami dibuntuti buaya. Pas saya melihat ke belakang, spontan menyeruduk hingga mengakibatkan sampan dan kami terbalik, termasuk delapan goni sawit yang kami bawa dari kebun,” katanya.

Ali dan sepupunya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir sungai. Sedangkan Hasan diduga diterkam dan ditenggelamkan ke dasar sungai. “Bahkan sore hari selang sejam, buaya sempat terlihat ke permukaan dengan jasad ayah (Hasan–red) masih di mulut buaya,” urai Ali.

Plt Kasi PMG Kantor Kecamatan Peunaron, Suwarno, SIP, terpisah membenarkan Tim gabungan masih melakukan pencarian, namun hingga hari ke enam belum membuahkan hasil yang maksimal.

“Deras hujan dan meningkatnya debit air sungai berdampak terhadap proses pencarian korban. Namun tim terus berusaha untuk menemukan korban hingga hari ketujuh” kata Suwarno.

Jika hingga besok belum ditemukan, lanjut Suwarno, maka tim gabungan akan menghentikan proses pencarian terhadap korban. “Kami juga berharap agar keluarga korban tabah menghadapi ujian dan cobaan ini,” demikian Suwarno. (id77)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE