Tim Gabungan SAR Sisir Sungai Bayeun Cari Korban Terseret Arus

- Aceh
  • Bagikan
Tim Gabungan SAR Sisir Sungai Bayeun Cari Korban Terseret Arus

LANGSA (Waspada): Tim gabungan SAR, TNI/Polri, BPBD dibantu warga, Senin (7/11) melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai Bayeun untuk mencari korban, Prastian Wardana, laki-laki, 27, warga Dusun Sahabat Sekandung Gampong Alue Seulemak, Rantau Selamat, Aceh Timur yang terseret arus sungai saat membawa brondolan sawit, Minggu (6/11) sekira pukul 17:00 kemarin.

Tim Gabungan SAR Sisir Sungai Bayeun Cari Korban Terseret Arus
Koordinator SAR Langsa, Aulia Rahman saat memberikan briefing kepada tim sebelum melakukan penyisiran Sungai Bayeun, Aceh Timur, Senin (7/11). Waspada/dede

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh, Ibnu Haris Al Husain, S.Si melalui Koordinator SAR Langsa, Aulia Rahman yang dihubungi wartawan, Senin (7/11) menyatakan, sejak kemarin pihaknya bersama personel yang dibantu BPBD Atim, Satgas SAR, unsur TNI/Polri terus melakukan penyisiran sepanjang sungai Bayeun.

“Hari ini, kita fokuskan pencarian hingga 2 km dari titik lokasi korban terseret arus sungai Bayeun,” sebutnya.

Diutarakan Aulia, korban Prastian Wardana sebelumnya bersama rekannya berangkat ke Kebun PT Samar Siput dengan cara menyeberang sungai karena lebih dekat tujuan ke PT Damar Wiput untuk mencari brondolan sawit.

Selanjutnya, korban bersama rekannya hendak kembali dari mencari brondolan sawit dan pulang melewati sungai dengan membawa hasil brondolan sawit dengan cara diikat dipinggang, namun karena arus deras dan dengan beban brondolan sawit korban hanyut dibawa arus.

Tim Gabungan SAR Sisir Sungai Bayeun Cari Korban Terseret Arus

Sementara rekan korban bisa menyelamatkan diri dengan cara berenang hingga ke tepi dan berusaha menolong korban, namun tak berhasil kemudian rekan korban meminta bantuan ke kampung untuk mencari korban.

“Hingga saat ini, tim sedang berupaya melakukan pencarian dan memperluas area penyisiran, meskipun kondisi arus sungai yang deras dan banjir, sehingga mempersulit tim di lokasi melakukan penyisiran,” tandasnya.(b13)

Berita terkait:


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *