Aceh

Tim PKM Universitas Samudra Serahkan Bibit Ikan Lele dan Pakan Kampung Matang Ara Jawa

Tim PKM Universitas Samudra Serahkan Bibit Ikan Lele dan Pakan Kampung Matang Ara Jawa
Tim PKM Darurat Banjir Bandang Universitas Samudra saat menyerahkan bantuan bibit ikan lele sebanyak 3 ribu ekor, pakan ikan di Kampung Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

LANGSA (Waspada.id): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Darurat Banjir Bandang Universitas Samudra menyerahkan bantuan bibit ikan lele sebanyak 3 ribu ekor, pakan ikan di Kampung Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan diketua Rizalul Akram, S.T.,M.Kom, dosen dari program studi Informatika Informatika, Universitas Samudra didampingi anggota drh Teuku hadi Wibowo Atmaja dari Fakultas KIP, dan 3 orang mahasiswa.

Ketua tim PKM Universitas Samudra, Rizalul Akram, S.T.,M.Kom kepada wartawan, Senin (16/03/2026) mengatakan, pada kesempatan ini tim PKM mempunyai program membantu masyarakat terdampak ekonomi akibat banjir bandang yang di alami oleh peternak ikan lele dan nila.

Dalam kesempatan itu, tim juga menyerahkan bantuan berupa bibit ikan lele sebanyak 3 ribu ekor, pakan ikan sebanyak 3 goni dengan dengan berat 60 kg, membersihkan kolam dari lumpur serta memasang paranet untuk meneduhkan kolam.

“Terdapat 3 kolam dari 2 peternak, yang masing-masing kolam di suplai seribu bibit lele dan 20 kg pakan perkolam,” sebutnya.

Dijelaskan Rizalul Akram, S.T., M.Kom, sebelumnya pelaksanaan kegiatan tim PKM telah turun ke lapangan pada Januari 2026 didampingi Datok dan Keplor di Kampung Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang untuk melihat 3 kolam ikan dari 2 peternak ikan lele di kampung tersebut.

“Saat itu, tim PKM mendengar curhatan hati peternak ikan tersebut, ketika banjir bandang melanda semua ikan yang ada dalam kolam yang berjumlah ribuan semua lenyap terlepas dari kolam tanpa ada yang bisa diselamatkan,” urainya.

Selai itu, mereka juga mengatakan saat ini belum mampu memulainya lagi karena tidak mampu secara keuangan imbas banjir bandang.

Sementara Datok Kampung Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang Sugianto mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

Beliau mengatakan semua peternak ikan di kampung kami kehilangan ikannya ketika banjir bandang melanda. Padahal ikan yang mereka ternak tersebut selama ini merupakan salah satu sumber ekonomi mereka.

Selama ini mereka juga belum mampu memulai kembali usaha peternakannya karena terkendala permodalan. Dengan adanya program ini beliau menyakini dapat memulihkan kembali ekonomi dari peternak ikan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Universitas Samudra dan tim PKM yang telah turun membantu warga kami,” imbuhnya.(Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE