SUBULUSSALAM (Waspada.id): Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kota Subulussalam, Toto atau Ardhiyanto Ujung, SE, meminta seluruh kader PA di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk bersolid mendukung Pemerintah Aceh.
Permintaan ini disampaikannya Kamis (29/1) melalui rilis, seiring dengan statemen Ketua DPR Aceh terhadap kinerja Pemerintah Aceh, khususnya Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Ahli Partai Aceh (TAPA).
Menurut Toto (foyo) yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, statemen tersebut terkesan menyerang sosok Sekda di mata publik. “Kami berharap komunikasi dan pernyataan yang dilontarkan oleh Kader PA di DPRA dapat disaring dengan baik sehingga tidak salah dipersepsikan publik,” ujarnya.
Dia menegaskan, Sekda sebagai pejabat yang sangat dipercayai Gubernur Aceh seharusnya jika ada hal yang perlu disampaikan, Ketua DPRA dapat berkomunikasi langsung dengan gubernur. “Gubernur dan Ketua DPRA sama-sama dari PA, pasti tidak sulit membangun komunikasi,” tandasnya.
Toto juga mengingatkan, Aceh tengah dalam masa pembangunan pascabencana alam sehingga semua pihak perlu bersatu dan menahan diri dalam memberikan pernyataan di media. DPRA sebagai bagian dari pemerintahan Aceh memiliki peran penting dalam menghadapi situasi saat ini, dan sebagai kader PA wajib mendukung pemerintahan yang dipimpin Gubernur Aceh.
“Kader PA di daerah berharap Pemerintah Aceh dan DPR Aceh saling bahu-membahu dalam membangun Aceh sekaligus memperjuangkan kesejahteraan seluruh rakyat Aceh,” katanya.
Menurutnya, momentum saat ini di mana eksekutif dan legislatif sama-sama dipegang PA harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebesaran partai dan kemajuan Aceh. “Sejarah masa lalu menjadi pelajaran, saat PA memegang tampuk pemerintahan di Aceh justru terjadi perpecahan di tubuh PA sendiri. Kita tak ingin sejarah kelam itu terulang,” pesan Toto.***











