Aceh

Universitas Samudra Serahkan Genset Portable bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Tamiang

Universitas Samudra Serahkan Genset Portable bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Tamiang
Dosen dari Universitas Samudra saat menyalurkan bantuan logistik satu unit generator set (genset) untuk mendukung kebutuhan listrik darurat masyarakat terdampak banjir di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (01/03/2026).Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MANYAK PAYED (Waspada.id): Dosen dari Universitas Samudra menyalurkan bantuan logistik satu unit generator set (genset) portable untuk mendukung kebutuhan listrik darurat masyarakat terdampak banjir di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (01/03/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di balai desa dan dihadiri perangkat desa serta perwakilan warga di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketua Tim Pengabdi kepada Masyarakat, Ir. Muhammad Jamil. M.MA kepada wartawan, Senin (02/03/2026) mengatakan, banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang sebelumnya menyebabkan pemadaman listrik dan terganggunya aktivitas masyarakat, termasuk layanan umum di tingkat desa.

Ketua Tim Pengabdi kepada Masyarakat, Ir. Muhammad Jamil. M.MA saat menyerahkan bantuan genset kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (01/03/2026).Waspada.id/Ist

Tentunya, kehadiran genset diharapkan mampu membantu masyarakat sewaktu terjadinya pemadaman lampu serta mendukung kegiatan pelayanan masyarakat di balai desa.

Menurutnya, bantuan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus respons cepat terhadap kebutuhan mendesak warga. “Listrik menjadi kebutuhan vital dalam situasi darurat, baik untuk komunikasi, penerangan, maupun pelayanan dasar.

“Kami berharap genset ini dapat dimanfaatkan secara kolektif oleh masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini didanai oleh DIPA Universitas Samudra tahun 2026 sebagai komitmen perguruan tinggi dalam merespon bencana hidrometeorologi yang terjadi pada bulan November 2025 yang lalu.

Sementara Datok Penghulu Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Tamiang, Ridwan menyambut baik dukungan tersebut dan berkomitmen untuk mengelola serta memanfaatkan genset secara transparan dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana, sekaligus menjadi contoh sinergi nyata antara akademisi dan masyarakat dalam situasi krisis,” imbuhnya. (Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE