LANGSA (Waspada.id): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (UNSAM) program Tanggap Darurat tahun 2026, berikan bantuan bagi warga korban dampak banjir, di Desa Lhok Medang Ara, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
“Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat terdampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025,” ujar Ketua Tim PKM Universitas Samudra Irma Dewi Isda, S.Pd., M.Hum, Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Rabu (25/2).
Kegiatan bertajuk Distribusi Logistik Kebutuhan Mendesak sebagai Upaya Pemulihan Sosial Masyarakat Terdampak Bencana juga diikuti tiga mahasiswa Universitas Samudra, yakni Zikra Arrafi, Naura Ananda Rizal, dan Muhammad Alfazil.
Dijelaskannya, sebagai mana kita ketahui bersama, bencana yang melanda kawasan itu pada penghujung November 2025 lalu, telah mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam banjir bandang serta aktivitas perekonomian masyarakat terganggu.
“Sementara di Desa Lhok Medang Ara, ketinggian air sempat mencapai dua meter dan merendam permukiman warga, merusak rumah, perabotan, serta mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi menyisakan luka bagi masyarakat,” ujar Irma Dewi.
Pasca banjir, warga mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan sandang. Banyak dapur yang rusak sehingga masyarakat kesulitan memasak secara mandiri. Selain itu, pakaian dan perlengkapan rumah tangga turut hanyut atau tidak layak pakai akibat terendam lumpur.
“Jadi dalam kegiatan pengabdian pada, 14 Februari 2026 lalu, tim PKM Unsam menyalurkan berbagai bantuan logistik, diantaranya berupa, Sajadah, Mukena, Sarung dan Sembako. Bantuan ini disalurkan secara terkoordinasi bersama aparatur desa guna memastikan distribusi tepat sasaran,” ujar Irma Dewi.
Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan awal pasca bencana. Kehadiran perguruan tinggi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Adapun kegiatan yang kami laksanakan tersebut, merupakan wujud nyata implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat,” tandas Ketua tim PKM Universitas Samudra Irma Dewi.
Sementara, Datok Desa Lhok Medang Ara Alimun beserta perangkatnya turut berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini. mulai dari pendataan warga terdampak hingga pendampingan saat proses distribusi bantuan.
“Sinergi antara tim PKM dan aparatur gampong menjadi kunci kelancaran kegiatan di lapangan. Jadi, selain penyaluran bantuan, tim juga melakukan evaluasi singkat serta berdialog dengan warga terkait kebutuhan lanjutan yang diperlukan dalam masa pemulihan,” sebutnya.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga bertujuan memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan. Mahasiswa yang terlibat mengaku mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami kondisi riil masyarakat terdampak bencana.
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan PKM ini, diharapkan proses pemulihan sosial masyarakat Desa Lhok Medang Ara dapat berjalan lebih cepat serta mendorong peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang,” imbuhnya. (id74)











