ACEH TAMIANG (Waspada.id): Upaya dan doa adalah harapan kami agar Kampung Kesehatan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang dapat pulih pasca diterjang banjir bandang Nopember 2025 lalu.
“Alhamdulillah, usaha disertai doa ini memberikan secercah harapan dengan mengalirnya perhatian baik perhatian dari pemerintah daerah, komunitas dan para donasi,” ungkap Syariful Alam, Datok Kampung Kesehatan dalam keterangannya diterima Minggu (1/2).
Dikatakannya, sekarang ini komunitas Muhajir Projec Peduli yang berkantor pusat d Jakarta dan Ketuai Ustaz Abu Hasan, kembali hadir membantu kegiatan pembersihan lingkungan tahap kedua, dalam kegiatan kali ini fokus pembersihan aliran air parit yang ada di tiga Dusun dalam Kampung Kesehatan ini.
Menurutnya, bantuan dari Muhajir Projec Peduli untuk nembek-up program padat karya yang digulirkan pemerintah daerah, sehingga kegiatan ini dapat mencakup keseluruhan program padat karya dan bantuan Muhajir Projec Peduli dilaksanakan sampai beberapa hari ke depan, sampai dipastikan semua aliran parit rampung dikerjakan.
Datok Syariful Alam mengungkapkan, upaya untuk membuat wajah Kampung Kesehatan tercinta ini kembali pulih tidak akan berhenti sebelum benar – benar pulih.
“Itu tekad saya dan juga tertanam dihati masing-masing masyarakat serta saya berkeinginan sebelum masa jabatan berakhir pada 14 Februari 2026 ini, masalah lingkungan telah rampung, apalagi kita akan memasuki bulan Ramadhan sehingga ada ketenangan dan kepuasan bathin buat saya dan keluargasaat saya tidak lagi menjabat sebagai Datok Kesehatan,”ucapnya.
Datok Syariful Alam menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang selalu mensuport dalam kegiatan pembersihan lingkungan di Kampung Kesehatan ini. “Ucapan terimakasih juga saya ucapkan sebesar-besarnya kepada Abu Hasan dan kawan- kawan yang tergabung dalam Muhajir Projec Peduli yang sejak awal bencana ereka telah hadir Di Bumi Muda Sedia ini dalam melakukan kegiatan kemanusiaan dengan melaksanakan kegiatan yang bermuara pada kebutuhan masyarakat yang tertimpa musibah,” ucap Datok Syariful Alam.
Lanjutnya, hal paling penting untuk diingat musibah adalah ujian Allah SWT kepada kita jika kita ikhlas dalam menghadapinya. “Insya Allah akan ada hikmah sesudahnya, dan janji Allah SWT itu pasti, ” tegas Datok Syariful Alam. (id76)












