Urai Kemacetan Meugang, Dishub Aceh Besar Rekayasa Lalu Lintas Di Lambaro

- Aceh
  • Bagikan
Urai Kemacetan Meugang, Dishub Aceh Besar Rekayasa Lalu Lintas Di Lambaro
Petugas LLAJ Dinas Perhubungan Aceh Besar sedang melakukan pengawasan lalu lintas di Jalan utama pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (9/3). (Waspada/Ist)

KOTA JANTHO (Waspada): Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Aceh Besar akan menerapkan rekayasa lalu lintas jalan satu arah di jalan utama pasar Induk Lambaro. Hal tersebut dilakukan guna mencegah kemacetan pada hari megang pertama menyambut bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

“Ya, nanti di hari Meugang untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah, kami dari Dishub Aceh Besar akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan di jalan utama pasar induk Lambaro,” kata Fahrul Razi, Kabid Pengendalian Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (9/3).

Menurut Fahrul selama ini penerapan rekayasa lalu lintas jalan satu arah memang sudah dijalankan, dengan ditempatkan rambu-rambu lalu lintas di ruas jalan utama pasar induk lambaro. “Jadi, nanti masyarakat yang ingin belanja kebutuhan bahan pokok hari Meugang di Pasar Induk Lambaro, harus masuk dari arah jalan depan Mesjid Lambaro dan keluar ke arah jalan Soekarno Hatta,” pintanya.

Urai Kemacetan Meugang, Dishub Aceh Besar Rekayasa Lalu Lintas Di Lambaro

Kemudian, untuk mengurangi kemacetan di Pasar Ketapang dan Seulimeum, pihak Dishub juga akan mensiagakan petugas. “Khusus, di pasar Ketapang dan Seulimeum, kami sudah siapkan petugas, karena di sana tidak bisa diterapkan rekayasa lalu lintas,” sebut Fahrul.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan. “Itu semua demi kelancaran kita semua pada hari meugang nanti. Selain itu, kami juga minta kepada masyarakat untuk tidak memarkirkan mobil di bahu jalan utama masuk ke pasar induk lambaro, karena itu penyebab kemacetan di jalan,” imbaunya. (b05)

  • Bagikan