AcehPendidikan

USK Kukuhkan 5 Profesor Baru, Kini Punya 249 Guru Besar

USK Kukuhkan 5 Profesor Baru, Kini Punya 249 Guru Besar
Lima guru besar baru saat menjalani prosesi pengukuhan di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (10/2/2026). Waspada/Ist
Kecil Besar
14px

BANDA ACEH (Waspada.id): Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukuhkan lima profesor baru melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU) di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (10/2/2026). Pengukuhan ini dipimpin Ketua SAU USK Prof. Dr. Abubakar, M.S, dan menjadi momen simbolik penutup masa jabatan Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan.

Lima profesor baru tersebut adalah Prof. Dr. Ing. Agus Arip Munawar, S.TP., M.Sc, Prof. Dr. Murna Muzaifa, S.TP., MP, Prof. Dr. Ir. Irfan, M.Sc, Prof. Dr. Siti Hafsah, S.P., M.Si, dan Prof. Dr. Ir. Yurliasni, M.Sc. Seluruhnya berasal dari Fakultas Pertanian, menjadikan pengukuhan kali ini terasa istimewa.

Dalam sambutannya, Rektor Marwan mengucapkan selamat kepada para profesor baru dan menyebut pengukuhan ini sebagai yang terakhir selama dirinya menjabat sebagai rektor. Ia menyoroti lonjakan signifikan jumlah profesor di USK selama empat tahun terakhir.

“Pada tahun 2022 saat saya mulai memimpin, jumlah profesor USK sebanyak 105 orang. Saat ini USK memiliki 249 profesor. Artinya, pertumbuhan profesor mencapai 137 persen, dan 12 persen dari dosen tetap kini bergelar profesor. Alhamdulillah, ini melampaui target milestone kita sebesar 10 persen,” ujarnya.

Rektor berharap kepemimpinan berikutnya mampu terus memperkuat agenda riset dan inovasi USK, serta memastikan dampaknya dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Ia menegaskan, peningkatan jumlah profesor harus sejalan dengan kualitas kontribusi akademik.

Dalam sidang pengukuhan, kelima profesor baru menyampaikan orasi ilmiah sesuai bidang kepakaran masing-masing. Rektor menilai kepakaran para guru besar baru tersebut sangat strategis bagi pengembangan ekosistem riset dan inovasi USK.

“Pada forum yang mulia ini, kita menaruh harapan besar bahwa kepakaran para profesor baru akan berkontribusi maksimal dalam memecahkan berbagai persoalan bangsa,” katanya.

Selain itu, Rektor menekankan peran profesor sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas akademik di lingkungan kampus. Ia mengingatkan agar keilmuan yang dimiliki menjadi teladan moral dan etika akademik.

“Mari kita jaga integritas akademik dari tindakan tidak etis seperti plagiasi, fabrikasi, falsifikasi, joki publikasi, dan bentuk kecurangan lainnya,” tegasnya. (id64)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE