AcehEkonomi

Wabup Singkil Tanam Perdana Cabai Di Lahan Pertanian Usai Terendam Banjir

Wabup Singkil Tanam Perdana Cabai Di Lahan Pertanian Usai Terendam Banjir
Wabup Hamzah Sulaiman didampingi Kadis Tanaman Pangan, Kades Pulo Sarok dan para penyuluh, melakukan penanaman cabai merah di lahan pertanian Koptan Agro Berkah, Senin (13/1/2026). WASPADA/Aris.
Kecil Besar
14px

SINGKIL (Waspada.id): Pascabanjir besar yang merendam kawasan Ibukota Kabupaten Aceh Singkil, kini para petani yang berada di tengah perkotaan mulai bergairah melakukan penanaman kembali tanaman hortikultura.

Penanaman perdana cabai merah sekitar 1000 batang untuk tahap awal di lahan pertanian Koptan Agro Berkah Desa Pulo Sarok, langsung dipimpin Wakil Bupati Aceh Singkil H Hamzah Sulaiman SH, yang turut didampingi Kadis Tanaman Pangan Holtikultura Abd Haris SP, Kadis P2TSP Aidil Yudi Irawan, Kadis Lingkungan Hidup Surkani serta Kepala Desa Pulo Sarok Yasmi Darliansyah.

Aksi penanaman perdana ini sebagai upaya untuk mengembalikan semangat dan gairah para petani, meski sebelumnya yang sempat putus asa akibat ribuan batang tanaman hortikultura yang mati akibat terendam banjir.

Jenis tanaman Hortikultura tersebut diantaranya sudah memasuki masa panen seperti cabai merah dan cabai kecil. Kemudian jagung manis memasuki fase pembuahan. Terong ungu sedang berbuah, kacang panjang sedang berbuah, termasuk tomat, timun, ubi kayu. Kemudian daun ubi sayuran dan kangkung yang siap panen dan pepaya.

Penanaman perdana ini juga diikuti belasan penyuluh pertanian, yang terjun langsung membantu melakukan penanaman bersama Wakil Bupati dan Kepala Desa.

“Penanaman bersama ini menjadi langkah awal pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali gairah petani dalam menjalankan aktivitas pertaniannya, pascabencana banjir beberapa waktu lalu,” kata Wakil Bupati H Hamzah Sulaiman saat melakukan penanaman, Selasa (13/1/2026) kemarin.

Hamzah turut memberikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian dan satuan tugas ketahanan pangan yang terlibat langsung mendampingi petani di lapangan. “Alhamdulillah, kita semua hari ini telah dapat melaksanakan penanaman perdana seribu bibit cabai merah di lahan milik pak Sutan, moga nanti hasilnya bisa menjadi lebih baik, dengan dibantu para penyuluh pertanian, dan satgas ketahanan pangan”.

Hamzah juga meminta Dinas Pertanian Aceh Singkil memberikan dukungan penuh, terutama dalam penyediaan pupuk, insektisida, serta sarana pendukung lainnya guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal

“Kita harus memulai kembali menata lahan pertanian pasca banjir lalu. Aceh Singkil harus bangkit segera dalam mengelola lahan pertanian. Bencana sudah berlalu, jangan menyerah dan putus asa, Insya Allah pasti ada hikmah dibalik itu semua,” ucapnya.

Menanggapi pertanyaan terkait kebutuhan alat mesin pertanian, khususnya hand tractor mini, Hamzah menyatakan akan membahasnya bersama instansi terkait. Ia menegaskan bantuan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan luas area pertanian.

“Nanti disesuaikan dengan kriteria lahan dan luasannya, bila memungkinkan akan kita upayakan alat untuk mengolah lahan,” sebutnya.

Menyikapi arahan Wakil Bupati, Kepala Dinas Pertanian Aceh Singkil, Haris, SP, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung perawatan tanaman cabai merah yang baru ditanam.

“Kita sudah lakukan pendataan luasan lahan pertanian, hortikultura, sawah, lahan pertanian masyarakat, dan ternak warga yang terdampak banjir untuk diajukan ke pihak dinas Pertanian Aceh maupun pusat,” katanya

Haris mengungkapkan bahwa dampak banjir dan longsor di Aceh Singkil menyebabkan kerusakan lahan pertanian cukup luas. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 300 hektare lahan pertanian dan 200 hektare sawah terdampak bencana tersebut.

Kepala Desa Pulo Sarok Yasmi Darliansyah turut menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Singkil yang bersedia turun langsung memberikan semangat kepada petani di Desa Pulo Sarok itu.

Yasmi berharap agar motivasi dan dukungan pemerintah tersebut dapat terus mengalir kepada petani di desanya tersebut.

Ketua Kelompok Tani Agro Berkah Sutan Syahrir turut menyampaikan terima kasih atas motivasi dan dukungan langsung dari Wabup H Hamzah Sulaiman dan Kadis Tanaman Pangan.

Akibat diterjang banjir semua tanaman mati tak tersisa. Dan ini sempat membuat petani semua putus asa. Sebab semua sarana-prasarana seperti obat-obatan yang sangat dibutuhkan untuk tanaman, termasuk pupuk habis terendam banjir. Sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena ketiadaan modal lagi untuk pengadaannya.

“Alhamdulillah dengan kedatangan Wabup dan para Kadis menjadi motivasi kami untuk kembali bergerak. Semoga ada perhatian ke depannya untuk pertanian kami agar bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya,” ucap Sutan. (id.81)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE