Warga Abdya Ditemukan Meninggal Dunia Di Areal Kebun Sawit PT CA

- Aceh
  • Bagikan
Tim Inafis Reskrim Polres Abdya, sedang melakukan olah TKP di lokasi temuan mayat Rajab Jauhari, di kawasan lintasan areal perkebunan HGU PT CA, Desa Simpang Gadeng, Kecamatan Babah Rot. Foto direkam Kamis (11/1) lalu.Waspada/Ist
Tim Inafis Reskrim Polres Abdya, sedang melakukan olah TKP di lokasi temuan mayat Rajab Jauhari, di kawasan lintasan areal perkebunan HGU PT CA, Desa Simpang Gadeng, Kecamatan Babah Rot. Foto direkam Kamis (11/1) lalu.Waspada/Ist

BLANGPIDIE (Waspada): Rajab Jauhari, 58 tahun, warga Desa Blang Raja, Kecamatan Babah Rot, Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (11/1) lalu, ditemukan meninggal dunia, di lintasan areal perkebunan kelapa sawit, milik Hak Guna Usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (CA), kawasan Desa Simpang Gadeng, Kecamatan Babah Rot.

Mayat Rajab Jauhari ditemukan dalam posisi telungkup, di bawah pohon kelapa sawit, tidak jauh dari akses jalan perkebunan. Pada mayat, masih melekat baju kaos loreng, celana pendek warna hitam dalam keadaan melorot.

Dilokasi lintasan areal perkebunan kelapa sawit tersebut, turut ditemukan satu unit sepeda motor nomor polisi BL 3392 SM, milik korban yang sehari-harinya diketahui bekerja sebagai petani/pekebun. Pada sepeda motor milik korban, juga dilengkapi keranjang bahan rotan, seperti keranjang yang digunakan oleh pedagang ikan keliling pada umumnya.

Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto SH SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Erjan Dasmi, dimintai komentarnya melalui ponsel Jumat (12/1) mengungkapkan, mayat Rajab Jauhari pertama sekali ditemukan oleh Junaidi, warga Desa Simpang Gadeng, sekitar pukul 9.00 WIB, saat yang bersangkutan melintasi kawasan itu, menuju lokasi tempat ia bekerja sehari-hari.

Atas temuan itu, Junaidi segera melaporkan kepada M Nasir, Petugas Security pada perusahaan HGU PT CA. Selanjutnya, laporan langsung diteruskan ke Polsek Babah Rot dan Sat Reskrim Polres Abdya.

Kasat Reskrim Erjan Dasmi menguraikan, menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung menurunkan Tim Inafis ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan turut melibatkan Polsek Babah Rot, untuk melakukan olah TKP. “Kemudian kita langsung evakuasi korban ke Puskesmas Babah Rot, kawasan Desa Pantee Cermin, untuk kepentingan visum,” urainya.

Dari hasil visum et repertum, yang dilakukan oleh dr Fauzan, didampingi para medis puskesmas Babah Rot lanjut Kasat Erjan, berdasarkan keterangan dokter bahwa, pada mayat tidak ditemukan tanda-tanda tindak penganiayaan. Namun, dalam keranjang rotan sepeda motor milik korban, ditemukan obat penyakit asma. “Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena penyakit asma, yang kumat tiba-tiba di TKP,” ujarnya.

Demikian juga dari keterangan pihak keluarga diketahui, korban Rajab Jauhari semasa hidupnya memang memiliki riwayat penyakit asma. Sehingga, saat berpergian kemana pun, korban selalu membawa obat asma. “Usai divisum, pihak keluarga langsung membawa pulang jenazah ke rumah duka, di Desa Blang Raja untuk dilaksanakan fardhu kifayah,” demikian Kasat Reskrim Polres Abdya Erjan Dasmi.(b21)

  • Bagikan