Warga Apresiasi Ketegasan KASAD Menanggapi Isu Pada Debat Cawapres

- Aceh
  • Bagikan
Warga Apresiasi Ketegasan KASAD Menanggapi Isu Pada Debat Cawapres

Tokoh masyarakat H.M.Yusuf Hasan. Waspada/Ist

LHOKSEUMAWE (Waspada): Berbagai pihak mengapresiasi ketegasan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dalam menanggapi isu keterlibatan aparat dalam penambangan ilegal, pada debat cawapres.

Apresiasi diantaranya disampaikan Sekretaris Forum Komunikasi Putra Putri Abri (FKPPI) Kota Lhokseumawe, DR.Zainal Abidin,S.H.,M.Hum.,CPM.bersama tokoh masyarakat H.M.Yusuf Hasan kepada Waspada, Rabu (24/1) tentang penegasan KASAD menanggapi pernyataan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD dalam debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu (21/1).

Dalam debat Mahfud menyatakan tidak mudah memberantas kegiatan penambangan ilegal karena pelakunya dilindungi oleh aparat. “Aparat juga bisa aparatur sipil ya. Belum lengkap itu. Jadi kita sulit juga di zaman sekarang ini kalau kita misalnya begitu-begitu masuk video, kita takut sekarang. Jadi enggak seberani itu lagi kita,” tegas Maruli dalam jumpa pers di Markas Besar TNI, Jakarta, Senin (22/1).

“Jadi saya bilang gitu, aparat tuh yang mana?” sambung Maruli. Menurut KASAD, dengan cara itu maka para prajurit dan perwira tidak lagi terlibat dalam aktivitas terlarang seperti pertambangan ilegal. “Kita sudah mulai. Memang kadang-kadang hukum itu akan taat setelah ada pemaksaan lah. Koridor ini kan. Kami pun sebetulnya di kondisi itu kira-kira. Kalau kita bermain tambang begitu-begitu, menjaga-menjaga, difoto, saya yakin responsnya cepat,” ucap Maruli.

Maruli justru menyebut kewenangan buat memberikan izin tambang ada di tangan Kementerian. “Yang memberikan secara hukum, secara legalitas. Kami tuh enggak tahu sebetulnya, tapi kalau itu ada arah indikasi ke sana ya silakan dilaporkan,” ujar Maruli.

Tepat Sebagai KASAT

Tokoh masyarakat Aceh Utara H.M. Yusuf Hasan juga menilai penetapan Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) merupakan pilihan tepat dan relevan dengan negara Republik Indonesia saat ini.

“Jenderal Maruli Simanjuntak memiliki ketegasan dan pekerja keras serta dekat dengan anggotanya dan rakyat. Sosok seperti ini sangat dibutuhkan dalam situasi politik nasional saat ini,” kata HM Yusuf Hasan.

H.M Yusuf Hasan menambahkan, Jenderal Maruli memiliki kiprah dan pengalaman mumpuni yang tak perlu diragukan lagi, di antaranya pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres (2018-2020), Panglima Kodam IX/Udayana (2020-2022), hingga Panglima Kostrad (2022-2023).(b08)

  • Bagikan