BANDA ACEH (Waspada.id): Antrean panjang kendaraan terlihat di SPBU Kuta Alam, Kamis (5/3/2026). Warga berbondong-bondong mengisi bahan bakar minyak (BBM) setelah muncul kekhawatiran stok BBM nasional yang disebut hanya cukup untuk sekitar 20 hari ke depan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular sejak pagi. Sejumlah warga memilih mengisi BBM lebih awal karena khawatir terjadi kelangkaan atau kenaikan harga secara tiba-tiba.
“Takut nanti tiba-tiba harga minyak jadi naik atau stok jadi langka, jadi antre dari sekarang saja,” kata Adrian, salah seorang warga yang mengantre di SPBU tersebut.
Kekhawatiran masyarakat muncul setelah pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia yang menyebut cadangan BBM nasional saat ini diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20 hari ke depan.
Situasi tersebut memicu aksi pembelian lebih awal oleh masyarakat di sejumlah titik pengisian BBM, termasuk di Banda Aceh.
Meski demikian, pemerintah memastikan pasokan energi nasional masih dalam kondisi terkendali. Pemerintah juga menyebut Indonesia masih memiliki produksi minyak domestik sekitar 600 ribu barel per hari dan sedang menghitung selisih antara produksi dalam negeri dengan kebutuhan nasional guna menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM. (Hulwa)












