Aceh

Warga Geger, Sopir Truk Tronton Ditemukan Tergantung Di Nagan Raya

Polisi Sedang Selidiki Penyebab Kematian

Warga Geger, Sopir Truk Tronton Ditemukan Tergantung Di Nagan Raya
Truk tronton Quester yang terparkir pinggir jalan depan Mesjid Blang Muko Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, Kamis (15/1).(Waspada.id/Muji Burrahman)
Kecil Besar
14px

NAGAN RAYA (Waspada.id):  Warga digegerkan ketika seorang sopir truk tronton Quester berinisial D, 22, asal Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam kendaraannya di Desa Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (15/1) pukul 20.00 WIB.

Kendaraan UD Truck CKE 250 tersebut terparkir di pinggir jalan raya menuju Aceh Barat, tepatnya di depan Masjid Desa Blang Muko.

Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Rizal membenarkan peristiwa tersebut. “Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujarnya.

Sopir yang ditemukan tergantung di truk di Desa Blang Muko Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, Kamis (15/1) malam. (Waspada.id/Ist)

Dari pemeriksaan awal, korban diduga menggunakan tali tambang yang terikat pada pegangan pintu bagian dalam sebelah kiri mobil.

Menurut keterangan dia, penemuan pertama kali dilaporkan warga kepada perangkat desa yang diteruskan ke Kades Blang Muko. “Saksi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam kendaraan,” jelas AKP M. Rizal.

Petugas juga mengamankan barang pribadi korban dan menemukan rekaman pesan suara di aplikasi WhatsApp yang mengindikasikan adanya pertengkaran antara korban dengan kekasihnya sebelum kejadian. “Temuan tersebut saat ini masih didalami oleh penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan,” ungkapnya.

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya sekitar pukul 23.30 WIB untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Polres Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi. “Mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian hingga hasil pemeriksaan resmi dikeluarkan,” imbau AKP Muhammad Rizal.(id83)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE