KUALASIMPANG (Waspada.id): Warga komplek perumahan Beijing yang berlokasi tak jauh dari kuburan China di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, sampai saat ini hampir dua bulan pasca banjir Kabupaten Aceh Tamiang 2025, belum bisa pulang ke rumah karena karena komplek perumahan tersebut masih digenangi air dan lumpur serta sampah yang menggunung.
Menurut warga setempat kepada Waspada.id, Rabu (14/1), warga di komplek perumahan Beijing ada yang mengungsi mendirikan tenda tinggal di kuburan China yang ada di sebelah komplek perumahan.
Selain itu, ungkap warga, mereka juga ada yang mengungsi mendirikan tenda, tinggal di atas bukit di bagian belakang komplek prumahan.
Warga komplek perumahan tersebut kepada Waspada.id, berharap Pemerintah dan pihak terkait lainnya yang peduli terhadap warga yang terdampak banjir agar dapat mengirimkan bantuan alat berat untuk membuang lumpur dan sampah di komplek Perumahan Beijing tersebut.
Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Ibrahim Johar belum berhasil ditemui untuk konfirmasi terkait masalah di wilayahnya tersebut.(id93)










