Aceh

Warga Puteng Pantan Reduk Antre Gunakan Sling Saat Angkut Durian

Warga Puteng Pantan Reduk Antre Gunakan Sling Saat Angkut Durian
Warga pengangkut durian sedang antre menggunakan sling. (Waspada.id/Sumarsono)
Kecil Besar
14px

TAKENGON (Waspada.id): Warga Kampung Puteng, Pantan Reduk, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terpaksa mengantre untuk menggunakan sling (seling penyeberangan) saat melansir hasil panen durian di Jembatan Ayun Bergang.

Tampak di lokasi, para petani dan pedagang durian harus bergantian menyeberang menggunakan sling demi membawa hasil panen keluar dari wilayah Puteng Pantan Reduk, Bergang, Karang Ampar. Kondisi ini sudah berlangsung semenjak bencana alam dan menjadi satu-satunya akses yang bisa dilalui warga.

Abdul Malik, salah seorang warga setempat, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan para petani, khususnya petani durian, tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan sling tersebut.

“Iya benar, kami masyarakat petani, khususnya durian, harus rela antre agar bisa membawa hasil panen keluar dari Puteng,” kata Abdul Malik kepada Waspada, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, sling tersebut tidak hanya digunakan oleh petani dan pedagang durian, tetapi juga oleh masyarakat umum yang hendak ke kebun maupun mencari durian.

“Bukan hanya pedagang durian, banyak orang juga menggunakan sling ini, baik mau ke kebun ataupun mencari durian,” ujarnya.

Ia mengakui, penggunaan sling tersebut sangat berisiko dan membahayakan keselamatan. Namun demi memenuhi kebutuhan keluarga, warga terpaksa mengambil risiko tersebut.

“Mau tidak mau harus menggunakan sling ini walaupun nyawa taruhannya, demi kebutuhan keluarga dan masa depan anak-anak,” imbuhnya.

Atas kondisi tersebut, Abdul Malik berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat segera membangun jembatan permanen agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Kami sangat berharap jembatan ini segera dibangun agar kami tidak lagi waswas saat beraktivitas,” pungkasnya.(Sumarsono)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE