ACEH TAMIANG (Waspada.id): Warga Kampung Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang secara gotong royong untuk membersihkan dan memulihkan lingkungan pasca bencanaekologi.
Kegiatan gotong royong yang berlangsung pada Jumat (16 /1) tersebut difokuskan pada pembersihan area permukiman, saluran air, serta fasilitas umum yang terdampak. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat kampung dengan pendampingan dari Yayasan Ekoba serta dukungan dari Komunitas Pendaki Embun Pagi.
Ketua Yayasan Ekoba, Andy Nur Muhammad, Sabtu (17/1) mengatakan, bahwa kegiatan gotong royong menjadi langkah awal pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan warga. “Gotong royong adalah bentuk respon cepat masyarakat pasca bencana ekologi, selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga membangun kembali semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap alam,” ujar Andy.
Andy menyebutkan, dukungan dari Komunitas Pendaki Embun Pagi diberikan dalam bentuk donasi alat kerja, seperti cangkul dan sekop, serta konsumsi bagi warga yang terlibat dalam gotong royong. Selain itu, terdapat dukungan lain berupa infak makanan dari hamba Allah, yang seluruhnya telah disalurkan dan dimanfaatkan langsung saat kegiatan berlangsung.
Andy menyampaikan, dukungan dari berbagai pihak sangat membantu kelancaran kegiatan di lapangan. “Kami mengapresiasi dukungan dari komunitas dan para donatur, bantuan alat kerja dan konsumsi sangat berarti bagi warga dan langsung digunakan dalam gotong royong,” ujar Andy yang juga salah seorang penggiat lingkungan di Aceh Tamiang.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Kampung Sriwijaya berharap lingkungan dapat kembali bersih dan sehat, serta mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.(id76)










