Editorial

“Imam” Baru di “Kursi Panas” Golkar Sumut

“Imam” Baru di “Kursi Panas” Golkar Sumut
Kecil Besar
14px

Di balik aklamasi, tantangan besar membayangi Andar di kursi panas Ketua DPD dan Golkar Sumut.

MUSYAWARAH DAERAH (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara pada 1 Februari 2026 lalu menjadi titik tolak perubahan besar dalam kepemimpinan partai berlambang pohon beringin ini. Andar Amin Harahap, yang diumumkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut untuk periode 2025–2030, menandai babak baru dengan aklamasi sebagai hasil dari perjuangan politik yang panjang. Kemenangan ini bukan hanya hasil formalitas, tetapi menunjukkan kekuatan di balik layar yang dibangun oleh figur-figur kunci, terutama Yasir Rido Lubis.

Andar Amin Harahap memang mendapatkan dukungan mayoritas dari 31 DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Namun, kemenangan ini lebih dari sekadar penghitungan suara. Di balik itu, Yasir Rido Lubis muncul sebagai sosok yang menentukan dalam penggalangan dukungan, mengorkestrasi gerakan politik dengan presisi yang tak terduga. Tentu, dalam politik, kita sering melihat bagaimana sosok yang tampak di depan kamera bisa jadi hanya bagian dari rangkaian strategi besar yang digerakkan oleh tangan-tangan yang lebih strategis. Yasir, sebagai maestro politik, membuktikan hal itu dengan pendekatan konsolidasi yang sangat hati-hati.

Tapi, kemenangan ini tidak hanya soal pencapaian individual atau kemenangan satu sosok. Ini adalah kemenangan bagi Golkar Sumut yang menghadapi tantangan tak kecil. Di balik pesta aklamasi ini ada bayang-bayang tantangan besar di depan, baik untuk Andar yang kini duduk di kursi panas Ketua DPD, maupun bagi Golkar Sumut secara keseluruhan. Dengan predikat partai yang kerap dipandang sebagai mesin politik dengan daya tahan lama, Golkar harus mampu menanggapi tantangan politik yang lebih dinamis dan terfragmentasi.

Pada satu sisi, Partai Golkar kini semakin terhubung dengan ‘politik baru’, yang lebih berbasis pada kemampuan membangun aliansi luas. Kepemimpinan Andar Amin Harahap akan menguji seberapa jauh ia dapat merangkul seluruh elemen partai dan memanfaatkan dukungan yang diberikan bukan hanya di saat-saat mudah, tetapi juga saat tantangan besar datang. Andar tidak hanya diharapkan memimpin secara struktural, tetapi juga harus bisa memperkuat soliditas dan menjaga integritas partai menghadapi situasi politik yang tak terduga, seperti yang kita lihat dalam berbagai periode sebelumnya.

Mekanisme musyawarah mufakat yang diterapkan dalam penetapan Andar sebagai ketua, meskipun berjalan mulus, perlu diperhatikan dalam konteks sejarah internal Golkar yang tidak selalu mulus. Golkar adalah partai yang memiliki dinamika internal yang sangat tajam, terutama dengan adanya berbagai kepentingan sektoral yang terkadang mengusik kesatuan partai. Meski begitu, Andar dan Yasir Rido Lubis telah membuktikan bahwa konsolidasi internal tetap menjadi senjata ampuh untuk mencapai kemenangan.

Namun, tugas berat Andar dimulai sekarang. Kepemimpinan Golkar Sumut yang baru akan segera diuji dalam peranannya sebagai penyeimbang di antara berbagai kepentingan politik. Sebagai pasak kunci di “beringin tua”, Andar harus mampu menjaga keseimbangan dalam internal partai. Tetapi, ia juga harus tetap menjaga citra Golkar sebagai kekuatan politik yang relevan dan produktif. Di sinilah peran strategis Yasir Rido Lubis sebagai arsitek kemenangan harus terus berlanjut, dengan visi yang jelas tentang arah politik Golkar Sumut ke depan.

Secara keseluruhan, kemenangan ini mengisyaratkan Golkar Sumut tetap berada dalam tangan yang cukup kuat untuk merespons tantangan politik yang semakin menguji kesetiaan dan daya tahan partai. Namun, kemenangan ini juga membuka pintu bagi refleksi lebih dalam: apakah Golkar Sumut akan mampu melakukan reformasi nyata dalam struktur dan strategi politiknya, ataukah akan tetap terperangkap dalam dinamika lama yang sudah usang? Sebagai penguasa baru, Andar Amin Harahap harus segera menunjukkan bahwa dia adalah “imam” yang siap membawa Golkar Sumut ke babak baru, lebih segar, lebih progresif, dan tentunya lebih inklusif.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE