MEDAN (Waspada.id): Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, memastikan bahwa layanan pembayaran di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah akan dipulihkan secepatnya setelah wilayah tersebut dilanda banjir dan tanah longsor.
Rudy menyampaikan keprihatinan dan empati mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat setempat. Ia turut mendoakan keselamatan serta kekuatan bagi keluarga yang terdampak bencana.
Menurut Rudy, BI telah mengerahkan langkah respons cepat untuk memastikan layanan transaksi keuangan tetap berjalan. Kantor Perwakilan BI Sibolga mendapat dukungan penuh dari BI Sumatera Utara di Medan serta koordinasi langsung dengan Kantor Pusat BI di Jakarta.
“Kami berkomitmen menjaga kelancaran sistem pembayaran dan memastikan ketersediaan uang rupiah di wilayah terdampak. Koordinasi dengan perbankan terus kami lakukan agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali normal,” ujar Rudy, Sabtu (29/11).
Ia menjelaskan bahwa BI bersama perbankan terus memetakan kondisi lapangan, termasuk distribusi uang tunai dan kesiapan operasional kanal pembayaran. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan gangguan transaksi pascabencana.
Rudy juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan transaksi nontunai apabila akses jalan dan jaringan telekomunikasi telah kembali stabil. “Penggunaan kanal digital dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi dan memudahkan masyarakat bertransaksi di tengah situasi terbatas,” tambahnya.
Dengan langkah koordinatif tersebut, BI memastikan pemulihan layanan pembayaran di Sibolga dan Tapanuli Tengah dapat berlangsung cepat dan terarah demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. (id09)












