JAKARTA (Waspada.id): Pasar kripto bergerak melemah pada Sabtu (17/1/2026) pagi, ditandai dengan koreksi harga Bitcoin seiring meredanya optimisme investor global setelah reli yang terjadi di awal pekan.
Berdasarkan data CoinMarketCap pada pukul 10.05 WIB, dikutip dari investor.id, kapitalisasi pasar kripto global tercatat naik tipis 0,14% menjadi US$ 3,22 triliun. Namun, harga Bitcoin (BTC) justru terkoreksi 0,2% ke level US$ 95.309 per koin atau setara Rp 1,61 miliar dengan kurs Rp16.909.
Tekanan juga terlihat pada mayoritas aset kripto utama. Indeks CoinDesk 20, yang merepresentasikan pergerakan 20 aset kripto terbesar, melemah 0,26%. Ethereum (ETH) turun 0,45% ke US$ 3.288, XRP terkoreksi 0,68% ke US$ 2,06, sementara Dogecoin (DOGE) mencatat penurunan terdalam dengan anjlok 1,86% ke US$ 0,13.
Di tengah pelemahan tersebut, beberapa aset justru mencatat penguatan. Solana (SOL) melonjak 1,61% ke US$ 144, sedangkan Binance Coin (BNB) naik 0,51% ke level US$ 936.
Mengutip CoinDesk, Bitcoin melanjutkan aksi jual yang telah berlangsung sejak Jumat, sehingga memangkas sebagian besar kenaikan yang tercipta pada awal pekan ini. Sebelumnya, BTC sempat bergerak dalam rentang sempit di sekitar US$90.000 selama beberapa pekan terakhir, sebelum reli mendekati US$98.000 memicu optimisme pasar.
Pelaku pasar memperkirakan reli tersebut dapat memaksa investor yang bertaruh pada pergerakan datar atau penurunan harga untuk menutup posisi, sehingga berpotensi mendorong Bitcoin menembus level psikologis US$100.000. Namun, ekspektasi itu belum terwujud. Untuk sementara, Bitcoin justru dinilai lebih berpeluang kembali menguji area bawah US$ 90.000.
Safe Haven Ikut Tertekan
Pelemahan kripto hari ini terjadi seiring turunnya aset safe haven. Harga emas dan perak masing-masing anjlok 1,2% dan 5% setelah sebelumnya mencatat reli kuat di awal pekan. Sejalan dengan itu, indeks saham utama Amerika Serikat, yakni Nasdaq, S&P 500, dan Dow Jones Industrial Average, juga berbalik melemah tipis pada perdagangan Jumat (16/1/2026).
Menariknya, saham perusahaan penambang kripto justru bergerak berlawanan arah dengan pasar. Optimisme investor terhadap pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) masih menjadi sentimen positif bagi sektor tersebut.
Saham Riot Platforms (RIOT) melonjak lebih dari 10% setelah mengumumkan kesepakatan sewa dengan produsen chip Advanced Micro Devices (AMD). Sementara itu, Cleanspark (CLSK), Cipher Mining (CIFR), Galaxy Digital (GLXY), dan IREN kompak menguat di kisaran 5% hingga 8%. (invid)










