JAKARTA (Waspada.id): PT Bank Syariah Nasional (BSN) bergerak cepat dalam membangun ekosistem perumahan di Indonesia, sehingga BSN menjelma menjadi “Banknya Para Developer”, dengan pertumbuhan aset sekitar 20,51% dan pertumbuhan pembiayaan mencapai sekitar 25,02% dibandingkan tahun sebelumnya.
Bank hasil gabungan (merger) antara Unit Usaha Syariah BTN dengan Bank Syariah Victoria ini telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 450.000 nasabah konsumer maupun komersial selama 20 tahun (sejak BTN Syariah berdiri).

Kini BSN semakin mantap didukung fakta sebagai bank pemegang market share Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terbesar ke-2 di Indonesia, Bank hasil spin-off dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, sebagai sektor pembiayaan perumahan yang selama ini menjadi core business-nya.
“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara BSN dan seluruh mitra strategis terutama para developer,” kata Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor saat memberikan sambutan dalam acara BSN Developer Gathering 2026, di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Sebagai wujud komitmen dalam memberikan layanan terbaik, BSN lanjut Alex, hingga akhir tahun 2025 telah memiliki 118 outlet layanan perbankan, yang terdiri atas 36 Kantor Cabang dan 82 Kantor Cabang Pembantu, serta didukung oleh 589 Kantor Layanan Syariah.
“Seluruh jaringan ini kami siapkan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan dan layanan perbankan untuk para nasabah dan developer sebagai mitra kami,” ujarnya.
Dia menambahkan, memasuki tahun 2026, BSN juga menargetkan penguatan ekosistem pembiayaan perumahan syariah secara end-to-end, mulai dari pembiayaan lahan, konstruksi, hingga kepemilikan rumah oleh masyarakat.
Hal itu tak lepas dari misi perseroan dalam mengambil peran aktif sebagai salah satu pilar pendukung program strategis pemerintah termasuk mensukseskan Program Tiga Juta Rumah yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Sepanjang tahun ini kami memiliki beberapa program unggulan yang bisa dimanfaatkan para nasabah maupun kalangan developer sebagai mitra kami diantaranya, BSN Yasa Griya, BSN Modal Kerja Back to Back dan BSN IMBT (Ijarah Muntahiya Bittamlik) untuk pembiayaan komersil,” ungkap Alex.
Sementara untuk pembiayaan Konsumer, BSN terus berkomitmen mendukung KPR Subsidi dengan target penyaluran tahun 2026 ditingkatkan menjadi 73.700 unit atau sekitar 23% dari market share. Sedangkan untuk KPR Non Subsidi, BSN menawarkan margin Promo, mulai 2,65% untuk selected developer.
“Selain itu kami juga meluncurkan program KPR Ikhtiar Haji, yaitu program KPR BSN dengan benefit porsi Haji atau paket Umroh yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik dan akselerasi penjualan proyek perumahan Developer dan KPR Golden Deal yang menghadirkan kesempatan kepada Nasabah para Top 10 Developer Realisasi Tertinggi atau Terpilih untuk mendapatkan e-voucher emas,” papar Alex.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Consumer Banking BSN, Mochamad Yut Penta menambahkan salah satu program mereka yang kini tengah digemari nasabah adalah Program BSN Cicil Emas yang menawarkan margin mulai 9,00% dan jangka waktu sampai dengan 5 tahun.
Selain itu, terdapat program KPR bundling emas atau BSN Home & Gold, yaitu pembiayaan KPR dan emas dengan ketentuan DP yang berbeda dari skema regular.
“Kami juga menawarkan program BSN Bonus Emas yang didukung melalui kerja sama dengan developer berupa gimmick pembiayaan emas, di mana nasabah yang membayar angsuran KPR secara lancar selama 1 tahun berhak memperoleh emas dengan cicilan yang difasilitasi oleh developer” jelas Penta.
Untuk mempermudah para nasabah mengakses seluruh layanan perbankan BSN secara cepat, aman dan mudah, BSN juga telah menyiapakan Super App Bale Syariah by BSN yang rencananya secara resmi akan diluncurkan pada Minggu ini.
“Bale Syariah by BSN merupakan aplikasi perbankan digital syariah yang memudahkan nasabah bertransaksi secara aman, cepat, dan sesuai prinsip syariah. Aplikasi ini mudah diunduh melalui smartphone, memiliki proses registrasi yang praktis, serta memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dengan mudah dan efisien kapan saja dan di mana saja,” pungkasnya.
Penghargaan Developer Terbaik
Acara BSN Developer Gathering 2026 menurut rencana akan diselenggarakan di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang. Dalam acara tersebut, BSN memberikan apresiasi kepada para developer yang telah berjasa dalam membantu BSN mempercepat pembangunan ekosistem perumahan di Indonesia.
Pada acara BSN Developer Gathering di Jakarta, Penghargaan diberikan kepada 18 pemenang untuk tiga kategori yakni Developer Award Commercial, Developer Award KPR Non Subsidi dan Developer Award KPR Subsidi untuk wilayah Jabodetabek. Berikut para pemenangnya:
I. Developer Award Commercial
PT Alam Indah Selaras
PT Hekta Karya
PT Royal Sakti Mandiri
PT Sakura Lestari Internasional
PT Tarumanagera Properti Indonesia
PT Kreasi Prima Nusantara
II. Developer Award Non Subsidi:
- PT Widia Persada
- Gred Group
- Sakura Land
- Greenpark Group
- PT Hekta Karya
- PT Klik rumah Indonesia
III. Developer Award KPR Subsidi
PT Pesona Kahuripan Group
PT Kawah Anugerah Properti
PT Bangun Famili Sejahtera
Vista Land Group
PT Kreasi Prima Nusantara
PT Royal Sakti Mandiri
II. Developer Award Non Subsidi:
- PT Widia Persada
- Gred Group
- Sakura Land
- Greenpark Group
- PT Hekta Karya
- PT Klik rumah Indonesia (Id88)











