EkonomiTeknologi

Cloudera Mengungkapkan Fase Berikutnya dari Kemampuan AI Inferencing dan Akses Data Terpadu

Cloudera Mengungkapkan Fase Berikutnya dari Kemampuan AI Inferencing dan Akses Data Terpadu
Kecil Besar
14px

Memungkinkan AI dan analitik kelas enterprise yang lebih cepat dan akurat di lingkungan multi-cloud, edge, dan pusat data

JAKARTA, ( Waspada.id); 10 Februari 2026: Cloudera, satu-satunya perusahaan yang menjalankan AI di mana pun data berada, baru saja mengumumkan ekspansi Cloudera AI Inference dan Cloudera Data Warehouse dengan Trino ke lingkungan on-premise. Langkah ini memungkinkan pelanggan memanfaatkan kapabilitas AI dan analitik tingkat lanjut langsung dari dalam pusat data mereka. Cloudera juga mengumumkan peningkatan kemampuan AI dan analitik pada Cloudera Data Visualization, yang menyederhanakan alur kerja AI di lingkungan cloud, edge dan pusat data.

Seiring banyak perusahaan beralih dari fase eksperimen AI ke fase produksi, percakapan pun bergeser; isunya bukan lagi sekadar di mana data disimpan, namun bagaimana AI dapat mengakses data itu secara aman, andal, dan terkelola, terlepas di mana pun data tersebut berada. Menurut laporan terbaru Cloudera yang berjudul The State of Enterprise AI and Data Architecture, hampir separuh perusahaan menyimpan data mereka di data warehouse. Dengan memastikan aplikasi AI dapat mengakses data tersebut secara aman, organisasi dapat menggali insight yang bernilai tanpa harus memindahkan data sensitif ke luar dari lingkungan yang terlindungi. Pendekatan ini membantu untuk meminimalkan risiko keamanan, mengurangi risiko pelanggaran regulasi, dan menyederhanakan operasional.

Dengan Cloudera AI Inference menggunakan teknologi NVIDIA, dan kini tersedia di lingkungan on-premise, organisasi dapat menerapkan dan menskalakan berbagai model AI—termasuk model terbuka NVIDIA Nemotron terbaru—mulai dari LLM, deteksi penipuan, computer vision, suara, dan use case lainnya—langsung di dalam pusat data mereka sendiri. Diakselerasi oleh NVIDIA AI stack, GPU NVIDIA Blackwell, NVIDIA Dynamo-Triton Inference Server, serta NVIDIA NIM microservices untuk penyajian model berkinerja tinggi dan skalabel, Cloudera AI Inference memungkinkan penerapan AI yang aman dan terkelola dalam skala enterprise. Pendekatan ini menghasilkan efisiensi biaya yang lebih tinggi dan perhitungan ekonomi yang jelas sejak awal, dengan menghindari biaya cloud yang fluktuatif. Sehingga organisasi memegang kendali penuh atas latensi, kepatuhan pada regulasi, dan privasi data, sekaligus memastikan bahwa ketika AI masuk ke fase produksi yang stabil, biaya jangka panjang tetap lebih rendah dan jauh lebih mudah dikelola.

Cloudera Data Warehouse dengan Trino, yang kini tersedia di dalam lingkungan pusat data, memungkinkan keamanan, tata kelola, dan observability yang terpusat di seluruh lanskap data sekaligus mempercepat akses ke insight yang ingin digali. Dengan analitik dan visualisasi berbasis AI yang terintegrasi, perusahaan dapat mengubah data yang kompleks menjadi outcome yang bisa ditindaklanjuti tanpa mengorbankan aspek keamanan, kepatuhan, maupun kendali operasional.

Peningkatan pada Cloudera Data Visualization memberikan kemampuan kepada organisasi untuk mendapatkan insight yang lebih kaya serta menyederhanakan alur kerja berbasis AI di pusat data dan lingkungan lainnya. Peningkatan ini meliputi:

AI annotation: Secara instan menghasilkan ringkasan dan insight kontekstual untuk grafik dan visual, tanpa penulisan manual, sehingga meningkatkan kejelasan di seluruh aset data Anda.
Fitur AI yang lebih tangguh: Fitur yang kini lebih andal dalam menangani gangguan sementara, sekaligus menyediakan analitik penggunaan yang mendetail untuk memudahkan pemantauan dan optimasi.
Pencatatan query AI dan traceability: Tiap query AI mencatat ID pesan, waktu, dan pertanyaan untuk keperluan traceability (ketertelusuran), sehingga meningkatkan transparansi dan mempermudah penyelesaian masalah.
Manajemen admin yang disederhanakan: Penetapan peran admin menjadi lebih mudah melalui parameter konfigurasi terbaru, untuk menyederhanakan pengaturan berbasis SSO dengan menghilangkan hard-coded credentials dan mempromosikan user secara manual.

“Peningkatan ini memberikan tingkat kontrol dan fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya bagi pelanggan kami,” kata Leo Brunnick, Chief Product Officer Cloudera. “Dengan Cloudera AI Inference, Cloudera Data Warehouse dengan Trino, dan Cloudera Data Visualization yang semuanya bisa diakses langsung di pusat data, organisasi dapat menerapkan AI dan analitik secara aman tepat di lokasi data paling penting mereka. Ini memungkinkan perusahaan mendorong inovasi dan menggali insight tanpa mengorbankan keamanan data, kepatuhan, maupun efisiensi operasional.”

“Dengan AI Inference dan analitik dapat dijalankan di lingkungan on-premise, kami melihat perusahaan di Indonesia kini punya ruang gerak yang jauh lebih luas. Mereka bisa mengontrol latensi, menjaga data tetap berada di lingkungan yang aman dan sejalan dengan Undang-undang PDP, peraturan dan panduan tata kelola AI dari OJK, dan yang lebih penting, perusahaan dapat menghitung biaya jangka panjang secara lebih realistis,” kata Sherlie Karnidta, Country Manager Cloudera Indonesia. “AI kini bukan lagi sekadar proyek eksperimen, tetapi sudah menjadi bagian nyata dari operasional bisnis.”

“Value sesungguhnya dari data enterprise terwujud saat AI bisa dijalankan secara aman dan fleksibel, tepat di tempat data itu berada,” kata Pat Lee, Vice President, Strategic Enterprise Partnerships, NVIDIA. “Melalui kolaborasi kami dengan Cloudera, pelanggan dapat menerapkan dan menskalakan AI inference menggunakan GPU NVIDIA Blackwell, Dynamo-Triton, dan microservices NIM, memberikan kontrol yang lebih baik, perhitungan ekonomi yang lebih pasti, dan efisiensi operasional pusat data.”

Kunjungi website Cloudera untuk mengetahui lebih lanjut tentang Cloudera AI Inference, Cloudera Data Warehouse with Trino, dan Cloudera Data Visualization.

Jangan lewatkan Cloudera di DeveloperWeek, pada 18-20 Februari 2026, yang akan tersedia sesi mengenai engineering arsitektur cloud-native open lakehouse dengan Apache Iceberg. Daftar di sini.

Tentang Cloudera
Cloudera adalah satu-satunya perusahaan platform data dan AI yang dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar untuk menjalankan AI di mana pun data mereka berada. Berbeda dengan penyedia lain, Cloudera menghadirkan pengalaman cloud yang konsisten dengan mengintegrasikan public cloud, pusat data on-premise, dan edge, dengan memanfaatkan fondasi open source yang telah teruji. Sebagai pelopor di bidang big data, Cloudera memberdayakan perusahaan untuk menerapkan AI sekaligus mengendalikan 100% data mereka, dalam berbagai bentuk, guna meningkatkan keamanan, tata kelola, serta insight real time dan prediktif. Brand-brand terbesar di dunia dari berbagai industri mengandalkan Cloudera untuk mentransformasi pengambilan keputusan, meningkatkan kinerja bisnis, melindungi dari ancaman, dan bahkan menyelamatkan nyawa.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Cloudera.com dan ikuti kami di LinkedIn dan X. Cloudera dan merek terkait adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar milik Cloudera, Inc. Semua nama perusahaan dan produk lainnya mungkin merupakan merek dagang dari pemiliknya masing-masing.(id12)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE