MEDAN (Waspada.id): Pengelola Bank Sampah yang tergabung dalam komunitas Forsepsi (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia) ketiban berkah Ramadan.
PT Pegadaian Kanwil 1 Medan melalui Deputy Bisnis Area Medan 1 menyerahkan bingkisan Ramadan kepada 4 unit pengelola Bank Sampah. Diantaranya Bank Sampah Panca Budi, Bank Sampah Laskar Matahari, Bank Sampah Lestari Mawar Sejahtera dan Bank Sampah Kwala Bingai Indah.
Penyerahan bingkisan Ramadan diberikan langsung oleh Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Medan 1, Faozan Wahyu Praptono yang didampingi para Pemimpin Cabang dan Sales Channel Area Medan 1, Laris Silaban, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Bingkisan berupa parcel sebagai bentuk kepedulian dan dukungan PT Pegadaian Kanwil 1 Medan secara berkelanjutan kepada para pegiat lingkungan Bank Sampah.
”PT Pegadaian memberikan bingkisan ramadan ini kepada Bank Sampah, dengan harapan semakin memperkuat ikatan silaturahmi PT Pegadaian dan Bank Sampah, khususnya dalam menjalankan komitmen PT Pegadaian dalam Environmental, Sustainability and Governance (ESG),” kata Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Medan 1, Faozan Wahyu Praptono, Senin, 16 Maret 2026.
Bingkisan hari raya tersebut telah didistribusikan dan diserahkan kepada para pegiat lingkungan yang mengelola Bank Sampah pada 13 Maret 2026.
Faozan Wahyu Praptono, menambahkan, semoga bingkisan Ramadan ini bermanfaat bagi pengelola Bank Sampah yang sebentar lagi merayakan hari raya Idulfitri 1447.
Bank Sampah Pegadaian
“Bank Sampah Pegadaian” adalah program yang diinisiasi oleh PT Pegadaian, perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di Indonesia yang bergerak di bidang pembiayaan dan jasa keuangan.
Program Bank Sampah Pegadaian bertujuan untuk mengumpulkan dan mengelola sampah yang dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
Dalam program ini, masyarakat dapat mengumpulkan sampah yang dapat diolah, seperti plastik, kertas, dan logam, dan kemudian menukarkannya dengan emas yang disimpan dalam Tabungan Emas. Program ini telah dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia dan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. (id09)











