JAKARTA (Waspada.id): Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Sabtu (7/2/2026). Setelah sempat tertekan tajam pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam hari ini melonjak Rp34.000 dan kembali mendekati level Rp2,9 juta per gram.
Mengutip situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dipatok sebesar Rp2.890.000 per gram, naik dari harga perdagangan Jumat (6/2/2026) yang berada di level Rp2.856.000 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam sempat anjlok hingga Rp100.000.
Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga buyback emas Antam juga melonjak signifikan. Hari ini, harga buyback naik Rp66.000 menjadi Rp2.706.000 per gram. Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan Antam jika konsumen ingin menjual kembali emas batangan ke Antam.
Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, yakni di level Rp3.168.000 per gram, dengan harga buyback saat itu mencapai Rp2.989.000 per gram.
Informasi harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk, sehingga memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang tinggi.
Sebelumnya, harga emas global juga menguat pada perdagangan Jumat (6/2/2026). Penguatan harga emas dunia turut didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap perkembangan pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berlangsung di Oman.
Mengutip CNBC, harga emas spot melonjak 3,9% menjadi USD 4.954,92 per ounce pada pukul 14.18 ET (19.18 GMT), setelah sebelumnya mengalami koreksi tajam di perdagangan Asia. Dengan penguatan tersebut, harga emas diperkirakan mencatat kenaikan mingguan sekitar 2%.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik 1,8% ke level USD 4.979,80 per ounce. Pelemahan indeks dolar AS sebesar 0,2% turut membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.
“Pasar emas sedang mengalami aksi beli yang dianggap menguntungkan oleh trader yang optimistis,” ujar Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.
Meski demikian, Wyckoff menilai pemulihan harga emas masih terbatas dan berpotensi kesulitan menembus rekor tertinggi baru tanpa adanya pemicu geopolitik besar. Sementara itu, diplomat utama Iran menyatakan pembicaraan nuklir dengan AS yang dimediasi Oman berjalan dengan baik dan akan berlanjut, sehingga berpotensi meredakan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. (lip6)











