Ekonomi

IHSG Terkoreksi, Emas Merosot Usai Presiden AS Ajukan Calon Gubernur The Fed

IHSG Terkoreksi, Emas Merosot Usai Presiden AS Ajukan Calon Gubernur The Fed
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan pagi ini Senin (2/2/2026), seiring respon pasar terhadap pengunduran diri sejumlah pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terjadi di akhir pekan lalu.

Sementara itu, harga emas dunia ikut tertekan dan turun ke kisaran US$4.700 per ons troy, dipicu rencana Presiden Amerika Serikat mengajukan nama baru Gubernur Bank Sentral AS (The Fed).

Pengamat Pasar Keuangan Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan, pelemahan IHSG pada pembukaan perdagangan merupakan reaksi tertunda pasar atas dinamika di tubuh OJK.

“Pengunduran diri pejabat OJK terjadi saat pasar sudah menutup perdagangan akhir pekan kemarin, sehingga baru direspons oleh pelaku pasar pada sesi pagi ini. IHSG langsung dibuka melemah di level 8.306 dan terus bergerak turun cukup signifikan,” ujar Gunawan, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, pelaku pasar saat ini juga masih bersikap wait and see terhadap langkah pemerintah, khususnya terkait keputusan MSCI (Morgan Stanley Capital International) serta kepastian penunjukan pejabat OJK pengganti secara definitif.

Selain faktor domestik, pasar juga mencermati sejumlah agenda ekonomi penting dari dalam negeri. Data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia bulan Januari tercatat naik ke level 52,6, menandakan ekspansi sektor manufaktur masih berlanjut.

“Pasar juga menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan. Inflasi Indonesia diproyeksikan berada di kisaran 3,7 persen secara tahunan, sementara neraca perdagangan masih berpotensi surplus meski diperkirakan menurun tipis dari posisi Desember di US$2,65 miliar,” jelasnya.

Di tengah tekanan pasar saham, nilai tukar Rupiah justru bergerak relatif stabil dengan kecenderungan menguat di kisaran Rp16.770 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Stabilnya Rupiah terjadi meskipun US Dollar Index menguat di level 97,07 dan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun bertahan di kisaran 4,253 persen.

Sementara itu dari pasar global, harga emas mengalami koreksi setelah Presiden AS mengumumkan rencana mengajukan Kevin Warsh sebagai Gubernur The Fed.

“Pasar menilai calon Gubernur Bank Sentral AS yang baru cenderung memiliki sikap hawkish terhadap kebijakan moneter ke depan. Sentimen ini memicu tekanan pada harga emas yang kini diperdagangkan di sekitar US$4.711 per ons troy, atau setara Rp2,55 juta per gram,” kata Gunawan.

Ke depan, lanjutnya, pergerakan IHSG dan harga emas masih akan sangat dipengaruhi oleh kepastian kebijakan moneter global serta respons pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor keuangan domestik. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE