Ekonomi

J&T Express Perkuat Kerja Sama Logistik Indonesia–China, Dorong Ekonomi Digital Nasional

J&T Express Perkuat Kerja Sama Logistik Indonesia–China, Dorong Ekonomi Digital Nasional
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Hubungan kerja sama Indonesia dan China terus menunjukkan tren positif. Nilai perdagangan bilateral kedua negara tercatat mencapai sekitar USD 135 miliar pada 2024, seiring dengan menguatnya kolaborasi di berbagai sektor strategis, termasuk logistik dan e-commerce.

Melihat peluang tersebut, J&T Express, perusahaan penyedia layanan logistik berskala global, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan potensi kerja sama Indonesia–China guna memperkuat posisi Indonesia di pasar global sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, J&T Express menggelar program industry visit and conference yang melibatkan sejumlah perusahaan terkemuka asal China. Kegiatan ini turut didukung oleh China Apparel Logistics Association di bawah naungan China Federation of Logistics & Purchasing (CFLP).

Program ini bertujuan memperdalam hubungan strategis antara sektor logistik dan e-commerce Indonesia dan China, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi perusahaan global maupun lokal.

Komisaris J&T Express, Iwan Senjaya, mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi Indonesia sekaligus mempromosikan potensi Tanah Air di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat.

“Indonesia semakin diakui sebagai pasar utama di Asia Tenggara dengan potensi besar di sektor logistik dan e-commerce. Dengan pengalaman serta jaringan yang kami miliki, J&T Express siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui penguatan solusi logistik dan perluasan kerja sama dengan perusahaan global,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, inisiatif ini diharapkan dapat membantu perusahaan internasional memahami sekaligus mengakses peluang pasar Indonesia, yang ditopang oleh infrastruktur logistik dan inovasi berkelanjutan dari J&T Express.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal China Apparel Logistics Association CFLP, Shi Wei, menilai pasar Indonesia memiliki prospek yang sangat menjanjikan.

“Pasar Indonesia yang terus berkembang menawarkan potensi besar bagi sektor logistik dan e-commerce. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan kedua sektor di kedua negara, kami melihat peluang besar untuk memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan, khususnya untuk ekspansi bisnis di kawasan Asia Tenggara,” kata Shi Wei.

Sebagai informasi, China Apparel Logistics Association of CFLP didirikan pada 27 Maret 2017 sebagai organisasi industri nasional yang menaungi perusahaan di sektor alas kaki dan fesyen, kecantikan dan perawatan pribadi, tas dan aksesoris, hingga tekstil rumah tangga. Asosiasi ini juga mencakup pelaku produksi, distribusi, hingga e-commerce, dengan fokus memperkuat ekosistem logistik dan rantai pasok industri gaya hidup di China.

Dalam program tersebut, J&T Express menghadirkan sejumlah perusahaan ternama asal China, antara lain Mercury Home Textiles, Bosideng, Xtep, Lancy, dan Urban Beauty. Para peserta juga berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas logistik J&T Express di Indonesia, mulai dari drop point hingga pusat sortir, serta melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan terkemuka lainnya di Tanah Air. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE