Ekonomi

Kementan Normalisasi Irigasi, Petani Mardinding Kembali Panen

Kementan Normalisasi Irigasi, Petani Mardinding Kembali Panen
Setelah sekian lama, petani di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo tidak merasakan panen, akhirnya, Selasa (20/1/2025), para petani bisa memanen lahan sawahnya.
Kecil Besar
14px

KARO (Waspada.id): Setelah sekian lama, petani di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo tidak merasakan panen, akhirnya, Selasa (20/1/2025), para petani bisa memanen lahan sawahnya.

Sebelumnya, petani hanya bisa menanam tanpa mendapatkan panen. Ini diakibatkan lahan sawah selalu mengalami banjir.

Setelah Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sumut melakukan normalisasi irigasi, petani pun merasakan kembali panen.

“Ini wujud nyata dari komitmen Kementerian Pertanian dan Pemprov Sumut untuk penguatan ketahanan pangan melalui pemulihan irigasi tepat waktu dan merata sehingga irigasi berfungsi kembali dan petani bisa menanam dan panen dengan hasil yang maksimal,” ungkap Wakil Gubernur Sumut, Surya dalam arahannya pada kegiatan panen raya lahan sawah.

Panen raya tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karo, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Karo, Kodim 0205/Tanah Karo, Polres Tanah Karo dan Polsek Mardingding, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, seluruh Penyuluh Pertanian Kabupaten Karo, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo, Brigade Pangan Kabupaten Karo, serta para petani dari Kecamatan Mardingding.

Wagub menambahkan, dengan tata kelola air yang baik maka produksi padi bisa menghasilkan dengan baik, sehingga Sumut mampu berdiri tegak untuk ketahanan pangan.

Hal ini searah dengan pernyataan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa peningkatan kinerja pangan tersebut tidak terlepas dari langkah strategis Kementerian Pertanian dalam memperkuat fondasi produksi secara menyeluruh. Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi, sebagai penopang keberlanjutan produksi sekaligus peningkatan kesejahteraan petani.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan air yang tepat menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Ketersediaan air irigasi yang terencana dan berkelanjutan memungkinkan petani mengoptimalkan masa tanam, menekan risiko kekeringan pada musim kemarau, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

Sementara itu, Bupati Karo, Antonius Ginting menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petani yang telah berperan aktif menjaga produktivitas pertanian, khususnya padi sawah.

“Panen raya ini merupakan bukti nyata kerja keras para petani kita. Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian melalui pendampingan, penyediaan sarana produksi, serta penguatan kelembagaan petani,” ujar Bupati Karo.

Lebih kurang 1500 ha lahan sawah yang dipanen kali ini. Dengan produktifitas 6 hingga 7 ton untuk 1 ha lahan.

“Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi pertanian di Kecamatan Mardingding dan wilayah lainnya,” ungkapnya.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, panen ini merupakan kerja nyata dari kolaborasi lintas sektor

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas sektor,” ujar Nurliana.

Kegiatan panen raya ini juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, institusi pendidikan pertanian, serta para penyuluh dan petani. Diharapkan, sinergi yang terbangun dapat mendorong pertanian Kabupaten Karo semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.(id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE