EkonomiInternasional

Musim Dingin Di Palestina, BMM Kirim Relawan Untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Musim Dingin Di Palestina, BMM Kirim Relawan Untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) dengan dukungan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan mitra lainnya, kembali memberangkatkan relawan untuk mendistribusikan bantuan melalui program Ekspedisi Palestina – Winter Survival.
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Setelah berhasil mengirim relawan lewat program Ekspedisi 1 Bersama Membangun Palestina pada Ramadhan 1446 H lalu, Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) dengan dukungan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan mitra lainnya, kembali memberangkatkan relawan untuk mendistribusikan bantuan melalui program Ekspedisi Palestina – Winter Survival.

Keberangkatan relawan yang disertai oleh delegasi Masjid Istiqlal dan mitra lainnya ini dilaksanakan pada 15 Desember 2025, bertepatan dengan musim dingin di kawasan Timur Tengah. Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi paket logistik pangan untuk 8.500 jiwa, 1.000 paket hotmeals, 150 paket bantuan kesehatan, 300 paket jaket dan selimut, 400 paket susu formula, serta aktivasi klinik selama dua bulan yang menjadi kebutuhan utama bagi rakyat Palestina dalam menghadapi musim dingin.

Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan pengiriman relawan merupakan bentuk komitmen BMM dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi penyaluran bantuan kemanusiaan.

“Program ini menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kepedulian secara langsung melalui interaksi yang hangat dengan rakyat Palestina. Pengiriman relawan ke lapangan memastikan amanah bantuan dari para donatur disampaikan dengan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan rakyat Palestina. Semoga langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga amanah donatur dan menebar manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Tegar.

Pembina Yayasan BMM sekaligus Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono turut memberikan dukungannya kepada para relawan. Menurutnya, relawan yang diutus langsung menjadi wujud nyata bahwa dukungan kemanusiaan tidak mengenal batas negara yang membawa doa dan harapan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina.

“Kita mungkin tidak bisa menghentikan musim dingin di Palestina. Tapi kita bisa mengirimkan kehangatan melalui para relawan yang menyampaikan bantuan secara langsung dan membawa doa dari masyarakat Indonesia yang ingin melihat rakyat Palestina tetap kuat menghadapi musim tersulitnya,” kata Imam.

Bekerja sama dengan Islamic Charity Center for Society (ICCS), Jordanian Hashemite Charity Organization (JHCO), Global Humanity Network (GHN), BMM menyasar 10.350 rakyat Palestina menjadi penerima manfaat dalam distribusi program ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Gaza, sejak gencatan senjata pada 10 Oktober 2025 lalu, kondisi di Palestina masih sangat memprihatinkan. Tercatat sebanyak 71.629 warga menjadi korban jiwa, 171.232 menderita luka-luka, 92% rumah hancur, dan 43.000 balita mengalami malnutrisi. Situasi ini menjadi lebih sulit saat musim dingin yang berlangsung sampai awal Maret mendatang dengan suhu mencapai 7 derajat celsius.

Melalui program Ekspedisi Palestina – Winter Survival, BMM berharap distribusi bantuan ini dapat meringankan beban rakyat Palestina serta memperluas dukungan kemerdekaan bagi mereka. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE