Ekonomi

Pasokan Pangan Sumut Aman Hingga H+3 Lebaran

Pasokan Pangan Sumut Aman Hingga H+3 Lebaran
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Ketersediaan bahan pangan di Sumatera Utara diperkirakan tetap aman hingga tiga hari setelah Idulfitri. Pedagang disebut telah menyiapkan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang Lebaran.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan, hasil observasi di lapangan menunjukkan mayoritas pasokan pangan telah disiapkan pedagang untuk menghadapi lonjakan permintaan menjelang hingga setelah hari raya.

“Stok pangan diperkirakan mencukupi hingga H+3 Idulfitri. Namun ini bukan berarti setelah itu tidak ada pasokan. Perhitungan tersebut mengacu pada stok yang memang disiapkan pedagang selama masa libur Lebaran,” kata Gunawan, Kamis (12/3).

Menurutnya, pedagang umumnya menyiapkan stok untuk menghadapi libur panjang sekitar tiga hingga empat hari saat Idulfitri. Setelah periode tersebut, aktivitas produksi dan distribusi bahan pangan dari petani ke pedagang diprediksi kembali normal.

“Pada H+4 Idulfitri, aktivitas produksi dan distribusi dari petani ke pedagang biasanya sudah kembali berjalan normal,” jelasnya.

Gunawan memproyeksikan harga kebutuhan pangan pada periode H-7 hingga hari H Lebaran berpotensi bergerak cukup volatil. Meski demikian, secara umum harga diperkirakan masih berada dalam rentang harga yang wajar di tingkat konsumen.

Beberapa komoditas bahkan diprediksi relatif stabil. Harga cabai misalnya diperkirakan berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, sementara harga daging sapi diproyeksikan stabil dalam rentang Rp135 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.

“Untuk daging ayam memang masih berpeluang bertahan mahal, meskipun belakangan ini harganya mulai berangsur turun di Sumatera Utara,” ujarnya.

Gunawan menilai potensi kenaikan harga akibat lonjakan konsumsi menjelang Lebaran masih dapat diredam oleh berbagai kebijakan strategis yang dilakukan pemerintah daerah. Selain itu, program bantuan sosial seperti penyaluran beras dan minyak goreng juga dinilai turut membantu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Ia juga memastikan tidak melihat adanya potensi gangguan pasokan serius selama periode libur Idulfitri yang dapat memicu lonjakan harga signifikan.

“Pedagang besar sudah mempersiapkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan pedagang pengecer. Dari hasil observasi, jumlah pasokan masih sangat mencukupi sehingga harga dapat tetap berada dalam batas aman,” katanya.

Gunawan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying meskipun terdapat dinamika global seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Menurutnya, selama konflik tersebut tidak berdampak pada kenaikan harga BBM di dalam negeri atau mengganggu rantai distribusi komoditas impor, maka harga kebutuhan pokok masih dapat dikendalikan.

“Masyarakat tidak perlu panik. Selama tidak ada gangguan pada distribusi dan tidak diikuti kenaikan harga BBM, harga kebutuhan pangan masih bisa tetap stabil,” pungkasnya. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE